Action is The Foundational Key to All Success
November 19, 2011, by YOTCA. read: 229
Addina Marsha- Young On Top Campus Ambassador Pelita Harapan University.
The difference between a successful person and others is not a lack of strength, not a lack of knowledge, but rather in a lack of will.
Untuk mendapatkan apa yang kita inginkan, you must have a plan and target. But don’t spend too much time deliberating over a plan, because the essential component of any strategy is taking the ACTION required to put it in motion. Sampai kapan kita hanya duduk dan melihat kesuksesan orang-orang disekitar kita yang sebenarnya kita bisa capai juga. Kita harus membuka mata dan berfikir bahwa kalau tidak bergerak atau beraksi dari sekarang, maka pembelajaran yang bisa kita dapatkan semakin sedikit. Maksudnya semakin kita bergerak cepat untuk tujuan hidup kita, kita akan semakin banyak dapat pelajaran apa yang sebaiknya kita lakukan, mungkin kita akan merasakan susah atau mungkin kita gagal, tapi dengan kegagalan sekarang itu berarti kita masih memiliki banyak waktu untuk kita memperbaikinya dan evaluasi langkah apa yang seharusnya kita lakukan.
Don’t ever give up apabila kamu merasa bukan orang yang pintar dalam pelajaran. Misalkan di kelas kamu adalah mahasiswa/i yang biasa-biasa saja dan kamu merasa cukup walaupun belum berusaha maksimal, kamu berfikir bahwa dirimu tidak akan bisa melebihi atau sesukses teman-temanmu yang sangat sangat pintar. Yang harus diubah pemikirannya adalah jangan selalu meremehkan diri kita sendiri. Satu-satunya hal yang bisa menghalangi kita adalah keyakinan yang salah serta sikap yang negatif.
Banyak orang sukses yang awalnya merasa tidak bisa untuk sukses, tapi saat ia merubah pemikiran dengan sebuah rencana, dan melakukan apa yang telah direncanakan (action) siapa yang tidak bisa?
Mr Adam Khoo contohnya, Adam Khoo yang berasal dari Singapore. Sewaktu kecil ia adalah penggemar berat games dan sangat suka menonton TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV. Ia dikenal sebagai anak yang malas dan bodoh. Saat kelas empat SD, ia dikeluarkan dari sekolah, ia pun masuk ke SD yang sangat buruk di negaranya. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya ia bersekolah di SMP yang bisa dibilang paling jelek di Singapura. Begitu terpuruknya prestasi akademisnya, lalu seorang guru menasehatinya ia yakin bahwa muridnya ini dapat berubah, dan benar, kata-kata sang guru mempengaruhi diri Khoo. Dia akhirnya memiliki keyakinan bahwa kalau ada orang yang bisa mendapatkan nilai A, berarti dia juga bisa.
Untuk pertama kali dalam hidupnya ia memiliki rencana dan dia berani menentukan targetnya, yaitu mendapatkan nilai A semua. tujuan jangka pendeknya yaitu masuk ke SMA terbaik di negaranya, sedangkan tujuan jangka panjangnya masuk ke perguruan tinggi terbaik dan menjadi murid terbaik disana.
Singkat cerita, dalam waktu tiga bulan rata-rata nilainya naik menjadi 70. dalam satu tahun, dari rangking terbawah dia menjadi rangking 18. dan ketika lulus SMP dia menduduki rangking 1 dengan Nilai Ebtanas Murni A. berkat aksi nya untuk berubah Adam Khoo kemudian diterima di SMA terbaik sesuai targetnya. Ia pun diterima di perguruan tinggi yang diharapkannya. Dan karena di universitas tersebut setiap tahun dia menjadi juara, akhirnya dia dimasukkan ke NUS Talent Development Program. Program ini diberikan khusus kepada TOP 1% mahasiswa yang dianggap jenius. Dan pada umur 26 tahun dia mempunyai empat bisnis yang beromset US$ 20 juta. Bisnisnya dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Clients nya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam.
(resource : Financial Revolution Book, by Mr Tung Desem Waringin)
Jadi siapa yang tidak bisa? nothing is impossible guys!
Everything you want is out there waiting for you to ask. Everything you want also wants you. But! you have to take action to get it.
SEE YOU ON TOP!
Related posts:
- Without Action Youren’t Going Anywhere
- Making Social Action Kenapa tidak?
- BOSS : Built. On. Self. Success.


