Always Do Change and Refuse Selfsatisfaction
September 18, 2011, by YOTCA. read: 319
Setiap orang menginginkan dirinya menjadi seorang yang sukses. Tidak ada seorangpun yang ingin dirinya menjadi orang yang tidak sukses, kecuali orang tidak normal (gila). Karena orang tidak normal (gila) tidak dapat berfikir secara rasional dan tidak sedetikpun terbayang tentang tujuan hidupnya. Namun kebanyakan dari beberapa orang tidak dapat menentukan tujuan hidupya secara pasti. Mereka hanya mengikuti ‘aliran waktu’ yang membawa mereka dalam suatu keadaan yang tidak menentu. Lalu bagaimanakah seseorang dapat menjadi orang yang sukses? Kemudian apakah sukses itu ada tingkatan atau tahapannya?
Perlu kita ketahui bersama, kesuksesan dapat meningkatkan semangat juang dan membangun kebanggaan sepantasnya dalam pencapaian seseorang. Kesuksesan juga bisa melahirkan rasa puas diri, yaitu satu tahapan dimana seorang yang merasa puas terhadap apa yang sudah dia capai. Seorang yang sukses pasti banyak menghabiskan energi dan stamina untuk memerangi diri sendiri agar mau keluar dari kondisi nyaman dan aman. Hal seperti ini dapat memberikan tantangan baru kepada dirinya dimana dia tidak akan merasa ‘puas’ secara cepat dan dalam benak dirinya selalu berkata, “apa lagi yang akan saya lakukan selanjutnya” (terus menerus melakukan perbaikan untuk menjadi seorang yang lebih sukses).
Dalam memulai inisiatif aktivitas, kita selalu terbayang-bayang dengan sebuah permasalahan besar dan dari permasalahan tersebut kita menjadi ‘takut’ gagal atau kalah. Guys, kegagalan dapat kita cegah dengan selalu berfikir untuk melakukan ‘perubahan’. ‘Perubahan’ selalu identik dengan inovasi dan cara pandang outside the box. Sebuah pernyataan luar biasa yang diungkapkan Bill Gates di saat Microsoft menjadi salah satu perusahaan paling berharga di dunia, “Jarak antara kita dan kegagalan tidak pernah lebih dari dua tahun!”. Pernyataan Bill Gates ini menunjukkan kesadarannya bahwa industri teknologi informasi adalah sektor yang sangat rentan dan bisa berubah dengan cepat inovasi teknologi.
Kesuksesan di masa lalu tidak akan berpengaruh dalam prediksi kesuksesan di masa depan. Kesuksesan di masa depan bergantung dengan keberanianmu dalam melakukan inovasi dan berfikir outside the box. Hal ini sudah dilakukan Larry Page dan Sergey Brin, penemu Google. Google merupakan penemuan yang sangat penting di abad ini. Sampai saat ini Google menjadi pelaku utama dalam menciptakan masyarakat informasi. Bayangkan jika waktu itu Larry Page dan Sergey Brin adalah seorang yang pasif dan tidak mempunyai insiatif ‘perubahan’ dalam dirinya sendiri. Sudah pasti Google tidak akan pernah ada sampai saat ini. Maka dari itu, lakukan ‘perubahan’ dari dirimu sendiri, khususnya dalam mencapai tujuan hidup. Kemudian jangan menjadi seorang dengan pemikiran standart, namun jadilah seorang yang mempunyai pemikiran outside the box, kamu akan terbiasa untuk berfikir hal-hal baru yang mungkin belum pernah dilakukan oleh orang lain.
Maukah dirimu untuk mencapai puncak kesuksesan di usia muda? Jawabannya yaitu kamu harus mempunyai keberanian, niat dan energi untuk membuka jalan serta melanjutkan inovasi yang kamu kembangkan dari waktu ke waktu. Karena pada tingkatan ini, kamu akan merasakan hal baru dalam mencapai tujuan hidupmu secara bertahap. Keberanian ini harus kamu lengkapi dengan pemikiran detail oriented. Kenapa harus mempunyai pemikiran detail oriented? Karena kamu akan menganalisis beberapa hal di saat kamu akan mengembangkan gagagasan baru dan meninggalkan gagasan lama. Lebih tepatnya yaitu menghilangkan kebiasaan lama kita dalam melakukan suatu aktivitas.
Jadilah seorang yang selfsatisfaction atau tidak mudah merasa puas. Seorang yang mudah merasa puas akan tidak tertarik pada faktor-faktor kompetitif di sekitarnya. Akibat rasa puas diri adalah kegagalan dalam melakukan adaptasi dan inovasi. Seorang tersebut akan bergerak sangat lamban dan tertinggal informasi terbaru. Saran terbaik dari saya adalah koreksi dirimu setiap hari! Kekurangan apa saja yang terdapat pada dirimu? Apa yang akan kamu lakukan di masa depan? Dan beberapa hal lain yang dapat memotivasi dirimu untuk menjadi seorang yang lebih sukses.
Saya ingatkan kembali dalam hal melakukan ‘perubahan’ kamu harus melaluinya dengan proses proactive, yaitu kamu harus memiliki beberapa strategi yang menjadi cara untuk memaksimalkan keunggulan kompetitif. ‘Perubahan’ yang dilakukan dalam posisi sukses merupakan tanda nyata dari power yang kamu miliki. Keberhasilan terbesar dalam mengubah dirimu dapat terlihat dari kebiasaan yang akan menjadi budaya hidup, yaitu kamu mempunyai karakter yang bernilai dan karakter tersebut dapat kamu pertahankan (berkelanjutan). Lakukan yang terbaik untuk mencapai hal itu!
Come on keep try, and try again! Satu kalimat penyemangat ini menjadi pelecut bagi diri kita untuk tidak menyerah dengan apa yang sudah kita lakukan. Saya yakin kita masih mempunyai banyak waktu untuk mempersiapkan, merealisasikan dan melakukan konsistensi dengan apa saja yang kita rencanakan di awal. Sebuah teori dapat menjadi cacat atau hancur. So, realisasikan perubahanmu menurut dirimu sendiri. Kesuksesan dirimu pasti akan berbeda dengan kesuksesan orang lain. Just Do It! and Be Yourself!
Sessario Bayu Mangkara
YOT_CA Universitas Sebelas Maret
@cesarbayu
Related posts:


