billy boen

Angsa dan Kodok

January 16, 2012, by YOTCA. read: 1,085

Lisa Vinatalia-YOT CA UPH

Di inspiring article kali ini saya ingin menceritakan fakta mengenai prilaku binatang yang relevant dengan kehidupan manusia.

Biasa angsa terbang secara bergerombol dan membentuk formasi V, kenapa tidak terbang secara sendiri-sendiri? Setiap kepakan angsa bisa mengangkat angsa lain terbang lebih tinggi 71% bila membentuk formasi V dibanding terbang sendiri-sendiri.

Disini saya melihat teamwork yang dilakukan oleh angsa-angsa tersebut agar dapat terbang lebih tinggi sehingga lebih cepat sampai tujuannya.

Bila kepala angsa capek, ia akan memutar kepalanya untuk berisirahat dan melihat arah terbangnya melalui teman dibelakangnya. Bila salah satu angsa keluar dari formasinya, ia akan merasa berat dan mencoba untuk kembali ke formasi tsb. Bila salah satu angsa tertembak dan jatuh, 2 angsa lain akan ikut turun untuk memberikan perlindungan dengan tidak meninggalkan angsa yang sakit tersebut sampai ia bisa terbang kembali atau sampai ia menghembuskan napas terakhirnya baru terbang kembali.

Sama seperti halnya manusia yang saling bekerjasama dan melengkapi untuk meraih kesuksesan, tentunya bekerja secara team akan terasa lebih mudah dibanding bekerja sendirian dimana bila kita sedang jatuh, ada orang lain yang menolong. Bila kita bekerja sendirian, siapa yang mau menolong?

Seekor kodok bila dicelupkan ke dalam panci yang berisi air mendidih, ia akan spontan loncat dari panic tersebut. Tetapi bila dicelupkan ke dalam panci yang berisi air biasa ia akan tetap stay disana, bila kita meletakkan panci tersebut di atas kompor dan menyalakan kompor tersebut dengan api yang kecil dan setiap 2 menit kita naikkan suhu api kompor tersebut, maka kodok yang berada dalam kompor tersebut akan tetap stay sampai akhirnya secara tidak sadar ia sudah terpanggang.

Kasus seperti ini mungkin sering kita jumpai dikehidupan sehari-hari, dimana kita akhirnya terbiasa dengan hal-hal yang membuat kita nyaman akan lifestyle kita dan yang pada akhirnya mencelakakan diri kita sendiri secara tidak sadar.

No related posts.

Leave a Reply