billy boen

Bertahan Untuk Sebuah Komitmen di 2009 (Lucky Bagus Septyo-YOT CA Universitas Bakrie)

August 3, 2011, by YOTCA. read: 563

2009, is very challenging….

di 2009, gw harus bener-bener memutuskan jalan yang paling tepat untuk menjempus masa depan gw…..karena gw masih berkeyakinan bahwa the future will not come if you don’t want to take it and give your best efforts. Dan yang paling penting adalah,,,effort untuk mengambil keputusan yang tepat.

Oke, gw mau cerita dulu, awal mula pemikiran gw tentang “Bakal Jadi apa gw di Masa Depan”….

Waktu umur 4 tahun, gw ditanya sama nenek gw,,,,”bagus, kalo kamu sudah besar, mau jadi apa?”

pertanyaan standar yang ditanya hampir ke semua anak kecil, but I answered it seriously…..

“Ade bagus mau jadi Insinyur, biar bisa bangun rumah buat Embu (panggilan buat nenek gw)”….

Hal itu lah yang membuat gw terus bersemangat untuk terus menggambar RUMAH, di setiap tugas menggambar ketika duduk di SD….Gw selalu membayangkan bahwa akan ada beberapa kamar yang akan ada di dalamnya, bahkan ketika gw kelas 2 SD, gw sudah bisa buat denah rumah…..Dan ini berlangsung sampai gw kelas 6 SD karena di waktu SMP, I had to draw as what the teacher want.,.haha…..

Sampai dengan lulus SMP, gw selalu ingin menjadi Insinyur, sampai pada waktunya, di kelas 1 SMA gw menemukan apa itu artinya PASSION. Gw merasa nyaman ketika ditunjuk untuk bicara di depan umum, gw merasa senang ketika harus berdebat dengan orang lain for a positive things….dan gw juga mulai bisa merasakan bahwa ke depannya, gw nyaman untuk menjadi Public Speaker. Sejak itulah, gw rajin mengikuti berbagai macam organisasi, pelatihan kepemimpinan, dan lomba-lomba. Hampir semua lomba yang ada “cuap-cuapnya” gw ikutin, baik di dalam sekolah, maupun mewakili sekolah untuk bertanding di luar. Sedikit pun gak ada ragu dalam diri gw untuk melatih keberanian gw.

Jujur, gw benci ketika orang menertawakan gw, gw kesal ketika ada orang yang mencoba meng-underestimate gw,,,,but,,,gw gak mau dendam dan gak mau membalas perlakuak mereka. Gw gak peduli apa yg mereka katakan kepada gw. Yang gw peduliin hanyalah, gw bisa bicara sehebat ARIEF SOEDITOMO, yang ketika itu masih menjadi News Reade di Liputan 6 SCTV. Gw gak tahu apakah ini yang dinamakan optimis atau egois…tapi yang terpenting, gw gak mau merugikan orang lain.

Sekitar 2 tahun gw memendam rasa seperti itu, rasa ingin terus menang dan mendapatkan pengalaman, Tapi pada suatu titik, gw sadar, bahwa Sukses sendirian itu gak enak. Gw mulai menyemangati beberapa temen gw untuk bisa berkarya dan meraih prestasi. Sama sekali gak ada maksud dalam diri gw untuk menyombongkan diri disini. Gw cuma mau berbagi bahwa kesuksesan yang lebig dapat dinikmati terjadi ketika kita sukses, dan orang di sekitar kita juga sukses. Ada seorang teman gw, orang yang selalu dengan ikhlas biarin gw untuk numpang di motornya…..Namanya Achmad Damayanto, but we always call him “Aan”,,, Serius, he has a great talent. dia bisa design, dan dia juga punya creativity and spirit above the average….. Tapi gw gak tahu, knapa dia gak mau menantang dirinya buat ikut lomba-lomba. Sampai pada akhirnya, kita berdua ikut lomba presentasi di Lab School Kebayoran di tahun 2009. Kita sudah kelas 3 kala itu, dan mau menempuh ujian pula. Tapi gw yakin, bahwa kita bisa. Okay,,,,ternyata memang benar, design, dan kreativitas yang dia berikan untuk presentasi kita menghantarkan kita berdua ke posisi teratas pada lomba itu. Padahal awalnya kita sudah “JIPER MAMPUS” karena lawannya adalah anak labschool, BM 400, Al Izhar, High Scope, yang notabenenya adalah SMA-SMA Swasta yg mendapat dukungan penuh dari sekolh mereka dan pintar-pintar pula. Tapi niat dan semangat kita gak sia-sia, dengan konsep seadanya, datang telat pula, tapi kita bisa menjalaninya dengan baik. Itulah yang dinamakan kekuatan semangat dan kepercayaan kepada diri kita. Yang sering kita abaikan, padahal, orang lain akan percaya bahwa kita adalah individu yang EXTRAORDINARY jika kita memandang bahwa WE ARE MORE THA ORDINARY…..

okay, balik lagi ke cita-cita gw sebagai Public Speaker.

Pada suatu titik, gw merasa bahwa kok gw masih sering gugup ketika mau  bicara depan umum ya,,,,

Akhirnya gw mendapat tantangan untuk ikut suatu organisasi Youth for Human Rights Indonesia. Dan kita juga dijanjikan akan bisa pergi ke New York untuk mengikuti Kongres disana.

Hello,,,,,siapa yg ga mau coba pergi ke NY, USA????

begitu juga gw……

every single step, every sweet moment, hard moment gw lewati bareng beberapa temen2 gw untuk bisa GO TO NY!!!!

sampai pada suatu saat, diputuskanlah bahwa gw akan pergi kesana. Gila, dunia seakan berhenti. Gw gak pernah ngebayangin, anak dari keluarga pas-pasan kayak gw bisa pergi ke NY……It was a great moment…..

walau pada akhirnya, gw harus GAGAL PERGI karena satu dan lain hal. Awalnya gw malu, tapi setelah gw pikir-pikir, buat apa gw malu,,,,toh gw gak nyolong atau bunuh orang kok……

Yup,,,,itulah value yang ditanamkan oleh orang tua gw…wakakak.

Dan tibalah saat yang lebih menegangkan dan menjadi pertanyaan besar bagi diri gw saat itu….DI TAHUN 2009….

‘GW MAU LANJUTIN SEKOLAH KEMANA????”…”GW MAU JADI APA???”….

itulah pertanyaan yang menghantui gw setiap saat dikala ada info mengenai SNMPTN,,,SIMAK UI,,,SMUP,,,UM UGM,,,dan lain sebagainya…..Gw bingung, sebingung-bingungnya…..

Di satu sisi, gw punya keinginan untuk jadi Insinyur,

Di sisi lain, gw mau jadi Public Speaker,

dan di sisi yang paling dekat dari gw,,,,,GW HARUS SEKOLAH GRATIS……

Knapa begitu????

yup,orang tua gw uda bener-bener gak mampu untuk membiayai gw, bahkan untuk makan di kala itu saja sudah susah banget…..sumpah,,,miris melihatnya. Gw enak-enakan kuliah, tapi orang tua gw stress.

But, I was still optimist at that time. Allah always give the best way and show the guidance…..itu yg gw sangat percaya, Sampe pada suatu hari ge berjanji, gw akan ikuti beberapa tes, tapi kalo ada satu kata “lolos”, gw akan take it dan gaka akan ikut tes lain.Karena gw gak mau ngambil kesempatan temen-temen gw, dan gw tahu bahwa buat dapet tempat di universitas itu gak mudah.

Gw coba ikut tes PMDK di UNS Solo, gak lolos…..ikut PMDK UGM gak lolos,,,,sempet rasa pesimis datang,,,tapi my mom came and say,,,”YOU CAN”,,,,,,

Oh my God, it’s like a star from the sky…..Pikiran gw langsung terbuka….kenapa gw gak kut tes SIMAK UI dan Tes di Bakrie.

Tapi gw tersadar,,,,,DUIT DARI MANA BUAT DAFTARNYA??????

haduh,,,gw coba puter otak, tapi cuma muter doank, gak nemu-nemu solusi,,,,dan akhirnya gw minta petunjuk sama Allah,,,Subhanallah,,,,gw dapet info bahwa gw bisa ikut tes gratis di Bakrie School of Management karena nilai gw memenuhi persyaratan. Alhamdulillah…..

,dan dia juga menghantarkan kemudahan melalui tangan salah satu orang tua asuh gw yang luar biasa,,,,namanya Pak Ifik Arifin…..Dengan ikhlas nya, dia memberikan kesempatan buat gw untuk bisa ikut SIMAk UI….Gw daftar Teknik Industri, Komunikasi dan Hubungan Internasional….Haha,,,,dan bodohnya,,,,gw gak buletin kode naskah soal IPS ketika gw ikut ujian…..hahaha…okay, sudah dipastikan gw gak lolos, walau setelah gw periksa jawaban gw dengan jawaban online, nilai gw memenuhi nilai minimal untuk masuk komunikasi UI…..Sempat kecewa, namun gw sadar, bahwa kita bisa punya keinginan, tapi Allah tahu yang terbaik untuk kita….

Dan apa yang terbaik???

Yup, gw bisa lolos Beasiswa di Bakrie. Tapi yang harus menjadi hal yang menyedihkan, gw harus menutup lembaran mimpi gw untuk jadi Insinyur.

Ehmmmm,,,but I can still dreaming to be a public speaker….hehehe….

Satu semester,,,,aman….

Dua semester,,,mulai merasa “apakah ini dunia gw???”

Tiga semester,,,” Oh God,,,,knapa gw disini???”

dan d semester empat “I wanna goooooo…”

Keinginan itulah yang membuat gw mencari berbagai macam beasiswa ke luar negeri,,,,,salah satunya ke Jepang…

Sekali lagi, Allah menyadarkan gw melalui Ibu gw…..Dengan cukup berkata,” mama mau lihat kamu lulus jadi sarjana dari Universitas Bakrie. Nanti kalo mau ngambil S2 ke luar negeri, silahkan kemana saja boleh,,,,tapi sekarang, jangan sia-siakan 2 tahun yang sudah kamu lewati. Mama yakin kamu bisa….”

Okay, kata-kata itulah yang membuat gw berjanji,,,,I will not go, and I will finish my responsibility…..dan gw mau lihat ibu gw, ayah gw, keluarga gw, orang tua asuh gw, dan orang-orang yg gw sayangi tersenyum…

Yup, sekali lagi, gw cuma ingin teman-teman sadar bahwa kadang kita dapat memilih, namun terkadang kita harus menjalankan apa yang Tuhan pilihkan untuk kita. Yang terpenting adalah, terus explore apa yg ada pada diri kita, jangan menyerah, dan terus bersemangat,,,,,karena gw yakin terkadang pada hal yang kita tidak suka, ada kemungkinan muncul hal yang kita cintai….and when you can do what you love, you should love what you do…(sedikit mencontek kata-kata dalam Young On Top Book by Billy Boen,hehe)…..

dan sekarang, cuma lo yg tahu, apa yg lo cintai,,,,

Related posts:

  1. YOT Campus Roadshow 2009 berakhir di Universitas Padjajaran – Jatinangor
  2. Sebuah term Psikologi—Resiliensi.
  3. Visi, Misi, Perjanjian & Komitmen
  4. Indosat Matrix “YOUNG ON TOP” – Siaran Perdana, Nov 11, 2009

Leave a Reply