Di dalam waktu terselip waktu, time management!
September 19, 2011, by YOTCA. read: 352
Fatimah YOT CA Universitas Indonesia, September.
Hidup adalah sebuah pilihan. Kita hidup untuk memilih jalan kita dan bukan kehidupan yang memilihkan jalan untuk kita. Setiap manusia berhak menentukan masa depannya, keinginannya, serta cita-citanya.
Kita memiliki 60 detik dalam 1 menit, 60 menit dalam 1 jam, 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu dan 4 minggu dalam sebulan dan sama pada setiap kepala. Mengapa saya tulis sampai detik pada urutan waktu diatas? jika kita hanya menyadari waktu sebagai hari maka bisa jadi kita tidak pernah menghargai setiap jam, menit dan detik. Time is money, bener loh!! Ada yang menggunakan waktunya dengan kepadatan kegiatan-kegiatan yang berguna, namun ada pula yang dengan sia sia “membunuh waktu” yang dimiliki dengan tidak mengerjakan apapun. Intinya dalam setiap kegiatan yang kita butuhin adalah manajemen waktu yang baik.
Manajemen waktu merupakan kesadaran terhadap waktu yang kita gunakan…
Ada sebuah ungkapan yang berkata:
‘Ketika seseorang dapat mengatur satu jam dari waktunya, berarti ia seorang yang serius dan efektif.’-unknown-
Saya pernah membaca sebuah ilustrasi dari blog orang lain, tapi lupa karena sudah cukup lama saya membacanya :p, dan ceritanya melekat di kepala saya.
Singkatnya begini:
‘Di sebuah kelas, ada seorang guru dan beberapa murid, guru tersebut membawa sebuah toples bermulut cukup lebar, dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan dengan hati-hati batu-batu itu kedalam toples. Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yg muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya:” Apakah toples ini sudah penuh?”
Semua siswanya serentak menjawab, “Sudah!” Kemudian dia berkata, ” Benarkah?” Dia lalu meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil, memasukannya dan kembali bertanya “apakah sudah penuh?”. Dan kali ini salah satu siswa menjawab, “mungkin belum”, dan benar sekali sang guru kembali mengeluarkan sekantung pasir dan kembali memasukkannya kedalam toples hingga penuh.
Naah dari ilustrasi tersebut banyak sekali nilai-nilai yang dapat kita ambil, tentu tidak hanya satu atau dua, karena tentu setiap kepala memiliki penafsiran yang berbeda akan suati hal, Menurut sang guru yang memberikan quiz ini ingin menyampaikan bahwa “dalam hidup kita, tentu kita memiliki prioritas masing-masing, nah prioritas tersebutlah yang dapat menjadi acuan kita dalam melaksanakan segala kegiatan”, mungkin prioritas kita adalah keluarga! Atau mungkin akademik, dan sebagainya..
Dalam memanajemen waktu kita tentu prioritas-prioritas yang utamalah yang didahulukan dalam daftar untuk dikerjakan.:)
Nilai lain yang dapat diambil adalah ‘betapapun penuhnya jadwalmu, jika kamu berusaha kamu masih dapat menyisipkan jadwal lain kedalamnya!; so.. Jangan pernah mengeluhkan kalau jadwal kamu penuh, padat, dsb, karena disetiap kegiatan yang kita lakukan, tentunya jika itu merupakan hal yang positive tentu pengalaman-pengalaman baru dan penting yang akan kita dapatkan, daripada kita hanya nganggur dirumah dan tidak mengerjakan apa-apa. Ada sebuah kata yang selalu terngiang ditelinga saya yang diucapkan oleh senior saya dikampus; “jangan pernah menganggap diri kamu sibuk, karena hanya orang yang tidak bisa memanajemen waktunya lah yang merasa dirinya sibuk”, mungkin lebih enak dibilang padat daripada sibuk.
Jadi, pergunakanlah seluruh waktu yang kita miliki untuk hal-hal yang berguna, baik-baik kalau itu dapat menunjang cita-cita kita, kita yang mengatur waktu kita, jangan sampai kita menyesali waktu yang telah berlalu dengan sia-sia dan tidak dipergunakan dengan baik
Related posts:
- KEKUATAN DALAM BERPIKIR
- Falsafah Shalat 5 waktu
- Berpikir Positif Dalam Keadaan Sulit
- Keajaiban Merenung Dalam Keadaan Tenang dan Damai
- Sebelum Keluar, Pastikan Dalam Beres – Palmira Vidya M, FKG UI



[...] Dari: Billy Boen [...]