Don’t let failures define you!
August 4, 2011, by YOTCA. read: 1,672
Dias Tarita
Universitas Indonesia
Practice makes perfect. Quote ini pasti tidak asing lagi di telinga kita. Ya, memang orang seringkali mengucapkannya tapi banyak yang mengabaikan maknanya. Kini orang lebih tertarik dengan segala sesuatu yang instan. Ingin sukses tapi pinginnya instan. Padahal seharusnya mereka tahu bahwa untuk menghargai sesuatu, kita harus tau bagaimana proses untuk mencapainya.
Saya merasa payah dalam memulai sesuatu, tapi saya bukanlah orang yang pantang menyerah. Riset membuktikan bahwa bakat yang dimiliki hanya berpengaruh sekian persen dalam meraih kesuksesan, dan apakah bagian persen yang sangat berpengaruh? Jawabannya adalah usaha. Dokter yang mengajar bagian neuro di kampus saya mengajarkan bahwa gyrus otak akan semakin mengalami kemunduran seiring bertambahnya usia, namun hal ini tidak terjadi pada orang yang terus mau berusaha menggunakan otaknya.
Faktor utama yang membuat kita takut untuk berusaha dan mencoba sesuatu adalah Kesalahan, karena kita takut gagal. Padahal andai saja kita dapat menemukan kekuatan dalam kegagalan. Kita manusia pasti pernah gagal. Jadi sebenarnya masalahnya adalah bukan apakah kita akan gagal, melainkan apakah kita akan gagal dengan baik? Gagal dengan baik disini maksudnya adalah mengambil keuntungan dari kegagalan yang kita alami. Jika kita ingin melanjutkan perjalanan menuju kesuksesan, kita perlu belajar mengatasi kegagalan. Berikut merupakan perbedaan antara gagal ke belakang dan gagal ke depan yang saya dapat dari sebuah sumber buku yang berjudul Failing Forward:
coba pikirkan lagi kegagalan yang kita alami. Bagaimana cara kita bereaksi?
Jika kita memiliki sikap yang tepat, kegagalan tidak akan bersifat fatal atau final. Sebaliknya, kegagalan itulah yang bisa kita jadikan batu loncatan menuju kesuksesan. Dari kegagalan tersebut kita diberi kesempatan untuk mengevaluasi diri lagi dan lagi untuk menjadi lebih baik. Mulai sekarang jika kita mengalami kegagalan, anggap saja bahwa kita bukan gagal namun “memastikan arah” atau anggap ini sebuah “peluang untuk maju”. Don’t let failures define you! Peliharalah sikap untuk mau diajar dalam segala sesuatu yang kita kerjakan. Ambil resiko dan bersedialah untuk gagal ke depan hari ini
Related posts:




“You may be disappointed if you fail, but you are doomed if you don’t try” – beverly sills
Menginspirasi sekali, lanjutkan
In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time.