Experience & Grateful :)
November 22, 2011, by YOTCA. read: 1,082
Steffira Kusumadevie- YOT CA Univesitas Bakrie
“Pengalaman adalah GURU yang paling berharga”
Yup… sejak kecil kita pasti sudah sering mendegar kata-kata tersebut. Berbagai lika-liku perjalanan hidup yang dilewati akan menjadi sangat berharga jika kita dapat mengambil hikmah dari setiap peristiwa, senang ataupun sedih. Belajar dari pengalaman buruk untuk menghindarkan diri agar tidak mengulang kesalahan yang sama, serta belajar dari pengalaman baik agar dapat termotivasi menjadi lebih baik lagi ke depannya. Dan hal tersebut pun juga dapat dikatakan sebagai bentuk syukur kita kepada Tuhan atas nikmat hidup yang diberikan J
Suatu pengalaman berharga bagi saya bisa menjadi salah satu finalis Nutrifood Leadership Awards (NLA) dan dipertemukan dengan 24 finalis lainnya. Empat hari dilalui bersama-sama, dari awalnya tidak mengenal satu sama lain sampai pada akhirnya menjadi satu keluarga baru yang saling menyayangi.
Pengalaman hidup orang lain pun dapat menjadi sumber pembelajaran untuk diri kita. Dan hal itulah yang saya dapatkan selama masa karantina finalis. Pada salah satu sesi, para finalis diberi kesempatan untuk bisa menceritakan pengalaman hidupnya masing-masing, dan disitulah saya menyadari, bahwa kehebatan yang mereka miliki saat ini memang karena pengalaman hidup luar biasa yang telah mereka lalui. Berbagai cobaan hidup yang telah dilalui, berhasil membentuk mereka menjadi pribadi yang sangat mengagumkan dan cukup menginpirasi saat ini.
” It’s hard to achieve dreams but the road to take will make you becoming who you are today. Experience is Expensive.” – Meuti Retnari
Hukum tanam dan tuai berlaku dalam kehidupan ini. Apa yang kita lakukan di masa lalu menjadikan diri kita hari ini, dan apa yang sekarang kita lakukan akan menjadi hal yang menentukan siapa diri kita di kemudian hari. Mimpi dan harapan yang kita miliki sebagai cita-cita diri ke depannya, akan membantu kita menentukan langkah apa yang bisa kita lakukan saat ini dalam proses pencapaian keberhasilan tersebut. Janganlah hanya berpangku tangan dan menunggu keajaiban, coba pikirkan akan jadi apa kita di masa yang akan datang jika saat ini yang kita lakukan hanya berdiam diri dan bermalas-malasan. Man Jadda Wa Jada, barang siapa bersungguh-sungguh maka ia akan mendapatkannya. Jadi, yuk jadikan tujuan keberhasilan kita sebagai motivasi agar kita bisa bersungguh-sungguh menjalani langkah demi langkah untuk mendapatkan hasil yang kita inginkan.
Dan jangan pula menjadikan rintangan dan ujian yang ada sebagai suatu alasan untuk menyerah. Jika kita berhasil melewati ujian tersebut, maka diibaratkan kehidupan kita itu seperti “naik kelas”. Sadar tidak sadar bahwa setelah bekerja keras menghadapi problematika hidup, kita akan menjadi setingkat lebih baik dari diri kita sebelumnya. Semakin banyak ujian yang diberikan, akan semakin sering kita mengalami peningkatan diri jika kita berhasil melaluinya. Oleh karena itu, sudah seharusnya kita bersyukur jika diberikan ujian oleh Tuhan dengan berusaha dan bertawakal, bukan malah mengeluh dan ngedumel menyesali hidup :p Ingatlah bahwa Tuhan tahu yang terbaik, dan Tuhan tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan kita.
“Difficulties are opportunities to better things; they are stepping stones to greater experience.” – Unknown
“Give thanks for everything that happens to you knowing that every step forward achieving something bigger and better than your current situation” – Brian Tracy
Related posts:


