High expectation. True or false? (lili yot ca UI)
November 21, 2011, by YOTCA. read: 400
Halo ? perkenalkan kembali, saya lili nur indah sari perwakilan young on top CA UI, bulan ini untuk ketiga kalinya saya membuat artikel.nah untuk kali ini saya ingin membahas tentang ekspektasi atau harapan. Pasti setiap orang punya harapan dalam hidupnya kan, ya misalnya saya. Saya ingin menjadi dokter gigi yang sukses diusia muda, punya rumah, mobil, anak yang lucu dan keluarga yang bahagia dan kelak ingin mendirikan rumah sakit yang syukur-syukur biaya administrasi dan semuanya gratis. Hehe banyak ya maunya. Naahhh, sebenernya salah nggak sih berekspektasi itu?
Setiap orang harus banget punya harapan dalam hidupnya, justru orang-orang yang nggak punya harapan itu adalah orang-orang yang hidupnya nggak akan pernah maju, bakal stuck, bakal merasa puas dengan apa yang udah didapet sekarang dan alhasil dy nggak akan berusaha untuk menjadi lebih dan lebih baik lagi dalam hidupnya. Jadi memang harapan itu sesuatu yang bersifat wajib yang harus dimiliki setiap orang
Nah gimana kalau kita udah ngebahas tentang high ekspectation. Pada dasarnya setiap hal itu pasti ada sisi positif dan negatifnya kan. Sebelum ngebahas tentang positif baiknya kita ngebahas tentang efek negatif high expectation. Negatifnya adalah ketika kalian memiliki suatu harapan yang besar terhadap sesuatu dan sangat menginginkannya, maka ketika hal itu ga tercapai, pasti bakalan down dan kecewa. Setelah down yang biasanya kejadian adalah males untuk berekspetasi lagi terhadap sesuatu itu. Nah kalo dari sisi positifnya, dengan high expectation kalian pasti memiliki tujuan dan akan berusaha keras untuk mencapai ekpektasi tersebut agar tercapai. Hal ini positif banget asal dengan cara yang benar.
Misalnya dalam cinta, dulu saya berekspektasi berlebih terhadap pasangan dan tanpa disadari saya menjadi egois dan mengharapkan apa yang saya inginkan harus terpenuhi, akhirnya, karena hal tersebut saya malah kehilangan orang yang sangat baik. Nah jadi dalam berekpektasi pun kita harus memikirkan mengenai orang-orang disekitar kita, jangan sampai demi tercapai nya apa yang kita inginkan justru kita menyakiti atau bahkan menghancurkan orang lain.
Intinya, kita boleh saja mempunya high exectation, namun sebelum menentukan apa yang menjadi ekspektasi kita harus melihat seberapa besar potensi kita, tentukan ekspektasi yang mungkin dapat dipenuhi, bukan sesuatu yang hanya berdasarkan keinginan semata, untuk mencapainya pun kita harus mengingat kita memiliki hak untuk melakukan apa yang kita inginkan, tapi hak kita dibatasi oleh hak orang lain sehingga harus ada toleransi didalamnya. Jangan takut berekspektasi dan lakukan yang terbaik yang bisa dilakukan untuk mencapainya. Sekian ?
Related posts:
- Lesson In High School (Winners)
- DO YOUR BEST FOR YOUR MOM :) – lili YOT CA UI
- How do you show your respect – Lili Nur Indah Sari YOT CA UI
- Pemalu? Masih jaman? Lili Nur Indah Sari – YOT CA UI – article bulan septmber



oiya ini buat bulan november ya
iya in buat bulan november ya