I am Beautiful No matter What They say
August 31, 2011, by YOTCA. read: 484
(By Darren Y Firmansyah Henriquez Young on Top Campus Ambassador 2011 Pasundan Bandung)
Don’t look at me
Every day is so wonderful
And suddenly it’s hard to breathe
Now and then I get insecure
From all the pain, feel so ashamed
I am beautiful no matter what they say
Words can’t bring me down
I am beautiful in every single way
Yes, words can’t bring me down, oh no
So don’t you bring me down today…..
Yup itulah Lirik lagu dari Christina Aguilera yang berjudul Beautiful yang di Ciptakan Oleh Linda perry. Kenapa saya untuk pertama kali menulis artikel dengan Inspirasi dari Lagu Christina Aguilera berjudul Beautiful itu?
Karena lagu itu sangat menginspirasi Saya. Percaya atau tidak Lagu yang meraih Grammy 2003 itu merupakan Lagu yang mampu merubah sudut pandang saya tentang kehidupan dan tentang cara pandang menjalani hidup ini.
Saya adalah Korban Bully dari Lingkungan social ketika saya kecil, SD dan SMP. Betul ada pepatah yang mengatakan Luka memar akan cepat hilang tapi luka karena kata-kata/sakit hati akan terus membekas. Saya di kelilingi oleh lingkungan yang mayoritas adalah keluarga guru. Akan tetap sosok guru (maaf tidak semua guru) mungkin hanya ada di lingkungan saya. Tidak sesuai dengan apa yang kita kira selama ini. Tetangga Saya yang berprofesi sebagai guru sering membully saya lewat kata-kata yang menyakitkan. Darren this…darren That..dengan berbagai macam julukan dan kata-kata yang menyakitkan. ( Tapi Saya tidak bisa mengatakan kata-kata Bully nya apa).
Terkadang mereka juga merendahkan prestasi saya Di sekolah. Hanya karena sodara atau keponakan mereka teman seangkatan dengan Saya. Dan Mereka adalah guru saya dan kepala Sekolahnya adalah nenek temen saya. Terkadang saya hanya jadi underdog teman saya yang pemilik sekolahan itu. Kalau dia Ranking 1 maka saya hanya berada di Rangking 2 atau 3. Dan itu pun saya merasa kalau kemampuan saya lebih dari Teman saya sang pemilik Sekolahan itu.
Akibat keadaan seperti itu terkadang saya menjadi tidak percaya diri terhadap diri sendiri. Merasa saya lemah. jelek dan julukan-julukan yang negative yang membuat mental saya Down.
Pernah dalam suatu moment. Seperti Biasa Bully terjadi dimana-mana. Saya bersama keponakan tetangga saya yang semua guru itu. Diserang oleh senior dan di keroyok karena kami berdua dan kecil. jadi kami terutama saya menjadi korban Bully senior. Bukannya menolong dan menghibur sang guru itu malah mengolok-olok saya. Bilang lemah lah. Gak punya keberanian,Dll. ( Sebenarnya Julukannya lebih kejam tapi saya tidak mau menulisnya).
Pada suatu kondisi akhirnya saya ingin mengakhiri semua ini. saya yang tidak mempunyai kepercayaan diri. Saya yang merasa Lemah. Saya korban Bully. Saya Korban Nepotisme. Dan sebagainya.
Ketika itu saya ingin menemukan seseorang untuk curhat, mencurahkan isi hati. Akan tetapi semua itu tidak bisa dan tidak orang di sekitar saya yang mengerti akan kondisi itu. Orang tua yang terlalu sibuk. Membuat saya tidak mempunyai hubungan yang intim dan dekat layaknya anak dan orang tua dengan mereka.
Tapi ketika tahun 2003 saya saya masih ingat waktu itu 19 Maret 2003. Saya sedang menonton MTV dan melihat Video klip Beautiful yang memperlihatkan seoarng gadis gemuk yang di bully oleh temannya karena gemuk. Dan dia mendambakan badan langsing, menangis karena keadaannya itu. Melihat anak kurus kerempeng yang ingin mempunyai perut dan badan yang 6 pack agar memenuhi standard social yang berlaku. Mereka berusaha keras. Akan tetapi justru denial terhadap diri mereka itu yang membuat mereka menderita. Gambaran Video Klip itu seolah-olah adalah apa yang terjadi pada diriku. Aku langsung suka dengan Klip itu tanpa memperhatikan bait demi bait liriknya. Besoknya 20 Maret 2003 saya langsung pergi ke toko kaset Aquarius dago untuk membeli CD Christina Aguilera yang ternyata berjudul Stripped dimana single Beautiful itu ada dalam album tersebut.
setelah saya perhatikan dan saya hayati semua bait di lirik lagu itu. Seolah-olah lagu itu berbicara kepada Saya. Sebagai therapy untuk luka saya yang selama ini. Seolah-olah sekarang saya menemukan teman curhat yang mengerti keadaan saya. Yang bisa memberi semangat. Christina Aguilera seakan menjadi psychiatrist yang tahu cara menyembuhkan luka saya dan tahu cara membangkitkan kepercayaan diri dan mental saya yang down.
Begitu dahsyatnya lagu Beautiful. Mengajak Saya untuk hey Darren Cintailah kekurangan diri kamu Jadikan itu suatu kelebihan. Biarkan Potongan-potongan misteri ketidak sempurnaan kita begitu saja. Jangan memaksakan suatu hal yang tidak kita mampu. Jadikan itu kelebihan kamu. Kita terlahir dengan Beautiful on our way. Yup that’s true.
Semenjak teraphy yang saya dapat dari lagu itu. Ya anggap saja itu therapy. Saya jadi lebih mencintai diri saya dengan apa adanya. Saya memaksimalkan potensi saya. Dan Alhamdulillah kepercayaan diri saya mulai bangkit. Ketika saya keluar SMP dan baru mau menginjak SMA. Saya mengikuti ajang pemilihan Duta Pariwisata Di Tingkat kabupaten/Kota di Jawa Barat dan akhirnya saya menjadi Juara pertama di Lomba itu dan Menjadi perwakilan untuk ketingkat provinsi. Dan saya merupakan peserta SMA kelas 1 termuda di ajang itu. Setelah saya mendapat jabatan Duta Pariwisata saya bisa bertemu dengan Bupati/Walikota dan Juga Gubernur di Provinsi Saya. Photo bersama mereka. Mendapatkan perlakuan khusus. Dan saya membuktikan kalau saya bisa lebih baik dari apa yang orang-orang katakan.
sebenarnya banyak ceritanya. Mungkin dipersingkat saja dulu. Di Lanjutkan Ke episode dua. Tapi setalah menjadi Duta Pariwisata titik awal saya mempunyai kepercayaan diri. Dan No More bully lagi terhadap saya. Semenjak itu I am beautiful no matter what they say. NO Body Cant hold me down..and I am truly a fighter. ..Yes words can’t bring us down today and forever…Ingat Be Yourself. Be Original…
From Darren Y Firmansyah Henriquez
Young On top campus Ambassador 2011 Pasundan Bandung
Twitter : @TheRealDarrenid
this article I Dedicated to all bullying Victim. Guys your are Beautiful No matter what they say…I am with You.
No related posts.



