billy boen

IPK Bukan Segala-galanya

September 29, 2011, by YOTCA. read: 1,295

Regga Herlansa-Universitas Tarumanagara. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) yang sekarang ini menjadi tolak ukur dalam masyarakat khususnya mahasiswa dalam menilai kecerdasan akademik seseorang di kampus dalam setiap jurusannya masing-masing. Namun apakah itu juga menjadi tolak ukur kesuksesan dalam dunia kerja? Sepertinya tidak, Banyak hal yang diperlukan seseorang untuk bisa sukses di dunia kerja, seperti pengalaman berorganisasi, pengalaman magang dan kemampuan dalam bersosialisasi yang dapat membentuk karakteristik seseorang juga lah  hal yang sangat penting.

Paradigma mahasiswa pada sekarang ini adalah setelah lulus adalah  bekerja, dan banyak dari kalangan mahasiswa yang berpikir IPK mereka harus tinggi dan cepat lulus supaya dapat cepat bekerja dan yang akhirnya tidak bepikir melatih soft skill, emosi positif, serta mencari pengalaman dan hanya mengejar nilai akademis. Sekali lagi memang nilai akademis/IPK dan Ijazah kelulusan menjadi hal penting ketika kita memasuki dunia kerja tapi itu setelah kita diterima dan bekerja di sebuah perusahaan, nilai dalam kemampuan komunikasi, bekerja dalam tim, etika,  kejujuran menjadi lebih tinggi. Maka perkayalah diri kita dengan pengalaman, apapun pengalaman itu pasti berguna di masa yang akan datang dan pergunakan waktu kita untuk membentuk emosi positif seperti integritas, communication skill, etika, sopan, dan kejujuran.

Related posts:

  1. Cita-cita nilai tujuan, bukan alat – Palmira Vidya Mumpuni – Agustus – FKG UI
  2. Why I’m Writing YOUNG ON TOP
  3. Jangan batasi kerjamu karena nilai Gajimu tp, Bekerja’lah untuk Nilai yang Lebih Tinggi..

Leave a Reply