billy boen

Karena Kita (Pemuda) Adalah Seorang Change Maker

January 27, 2012, by YOTCA. read: 346

Negara kita, Indonesia, pada saat ini memiliki modal yang sangat luar biasa, yakni populasi pemuda berusia 18-30 tahun sejumlah kisaran angka 62 juta orang. Ini jelas merupakan jumlah yang fantastis, setara dengan 15 kali populasi Singapura. Pemuda dikenal sebagai agen perubahan yang dapat memperbaiki kondisi sekitarnya hingga permasalahan bangsa. Kreativitas dan Inovasi menjadi ciri khas dari seorang pemuda. Kedua hal tersebut menjadi nilai inti dalam menjadi seorang change maker.

Tidak perlu menjelaskan berbagai permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa kita. Yang terpenting adalah bagaimana kita (pemuda) dapat menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut. Bukan hanya mengeluh dan menuntut, namun berikanlah solusi nyata untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Indonesia bisa mencapai tujuannya jika mengetahui kekuatan yang kita (pemuda) miliki.  Sebagaimana Sun Tzu katakan, “Kenali kekuatanmu, kenali musuhmu, kenali medan tempurmu, dan kau akan memenangi seribu pertempuran”. Hal pertama yang harus dilakukan dalam memulai sebuah perubahan adalah dengan mengetahui kekuatan apa saja yang kita (pemuda) miliki. Kekuatan akan menjadi sia-sia jika tidak dilengkapi dengan sebuah tujuan. Tujuan itu ada di tangan kita (pemuda). Tidak perlu menunggu arahan dari orang lain, mulailah dari diri sendiri!

Dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik, agen perubahan harus ada! Bahkan mutlak ada untuk memberikan pengaruh positif kepada yang lain. Pengaruh positif ini harus disampaikan ke semua pemuda di Indonesia. Karena jika semua pemuda mempunyai pemikiran positif, maka perubahan yang akan dicapai akan semakin besar. Pada dasarnya menjadi change maker cukup membutuhkan 2 hal, yaitu berfikir kreatif dan berkemauan atau bekerja keras. Siapkah dirimu menjadi change maker?

Jordan E. Ayan dalam bukunya Bengkel Kreativitas juga menyebut salah satu cara untuk menjadi kreatif adalah dengan C.O.R.E, yaitu Cari tahu (selalu bertanya dan mencari jalan keluar atas sebuah permasalahan), Olah keterbukaan (bersikap terbuka pada hal-hal baru), Risiko (berani melawan arus), Energi (terus bersemangat). Dengan pola pikir yang lebih terbuka akan lebih banyak pemikiran dan bentuk yang terbangun lebih kompleks dan kreatif. Jika kita (pemuda) bisa menjadi seorang yang kreatif, maka kita sudah mampu berkompetisi dengan orang lain. Seorang yang kreatif juga harus berani menghadapi resiko yang dihadapi. Kreativitas perlu didukung dengan semangat untuk mencapai hasil yang maksimal. Berani untuk memulai?

Kreatifitas memiliki sifat yang penuh teka-teki. Orang berbakat menemukannya secara intuisi, tetapi setiap orang bisa mempelajarinya. Orang yang sudah berkompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional, mau tidak mau (unsur paksaan) harus mempunyai fresh idea dan unique idea. Sesulit apapun dalam mencapai teka-teki tersebut (kreatifitas), cobalah untuk memaksimalkan potensi kita (pemuda). Karena kita (pemuda) mempunyai power atau energy yang sangat besar. Layaknya batu baterai yang baru digunakan. Tetaplah berjuang dalam menjadikan dirimu lebih kreatif dan siap menjadi change maker.

Yesterday is history, tomorrow is mistery and today is a gift. Masa lalu adalah sejarah, kita kaji untuk belajar dari apa yang pernah terjadi di dalamnya, masa depan adalah misteri, kita tidak pernah tahu apa yang terjadi nanti, tetapi hari ini adalah berkah yang harus kita manfaatkan dengan melakukan hal yang positif sebagai sebuah persiapan untuk mendesain hari esok yang lebih baik. Seorang change maker pastinya memiliki sebuah desain masa depan yang sudah dirancangnya sejak awal dalam memulai sebuah perubahan. Tidak ada kata terlambat, ayo direalisasikan!

Satu hal lagi yang perlu ditekankan dalam memulai sebuah perubahan yaitu adanya sebuah tujuan (vision). Tentukan tujuan (vision) tersebut oleh dirimu sendiri. Roger Bannister percaya pada dirinya sendiri ketika banyak orang termasuk para pakar tidak mempercayainya, dan ketika dirinya berhasil orang-orang tahu bahwa hal yang selama ini diyakini tidak mungkin ternyata mungkin. Itu semua karena Bannister memulainya dan menunjukkan pada banyak orang hal itu bisa dilakukan dan akhirnya ratusan orang mulai mempercayainya dan bisa melakukannya.

Bannister percaya pada diri sendiri dan mengubah dunia, jika kamu percaya dengan diri sendiri tidak ada yang tidak bisa dicapai dan kamu bisa menjadi agen perubahan. The Power of Believe, yakinlah bahwa kamu dapat mencapai tujuan tersebut. Be a Change Maker! Indonesia be Better in Future!

Sessario Bayu Mangkara

YOT CA – Universitas Sebelas Maret

@cesarbayu

Related posts:

  1. Pemuda = Perubahan
  2. Ayahku adalah seorang Pahlawan
  3. kita adalah Indonesia dan Indonesia adalah kita.
  4. Pemuda dan Perubahan..
  5. saya adalah seorang pemimpi

Leave a Reply