Le monde est beau
October 16, 2011, by YOTCA. read: 1,354
Bestari N. – YOT CA UI – Artikel Oktober
Kadang inspirasi, pemikiran, dan renungan datang tiba-tiba. Dan saat hal itu datang, hal yang paling baik dilakukan adalah membaginya kepada orang lain. Learn and Share.
Pernah denger nama Kenzo Takada? Sang fashion designer dari Jepang dan pembuat parfum legendaris yang mungkin botolnya ada di kamar kalian sekarang. Bung Kenzo tampaknya sadar betul tentang keindahan di sekelilingnya. Parfum-parfum buatannya kebanyakan memakai nama alam. Flower, Wood, Air, Jungle, Summer, Winter, dll.
Beberapa minggu lalu, saya menemukan puisi beliau di belantara internet dan saya sangat terkesan dengannya. Ya saya termasuk penikmat puisi dan sajak. Agak kaget ternyata bisa juga dia bikin puisi bagus, kirain parfum doang, hehe. Buat saya, yang tersirat dari puisi itu adalah keindahan dalam kesederhanaan dan perbedaan.

Dari kecil sampai hari ini, kita sudah tahu bahwa daun itu berwarna hijau (belakangan di sekolah kita tahu bahwa itu karena klorofil yang dikandungnya). Kita keluar rumah, melihat pohon dimana-mana, berdaun hijau. Biasa saja, tidak istimewa, begitu pikir kita. Padahal itu adalah salah satu keindahan paling sederhana yang sering kita lewatkan. Ada banyak hal-hal kecil yang kadang kita ga realize. The coziness of your favorite t-shirt. When a person hugs back tighter. The smell of wet soil just after rain. Ah, what a wonderful life, don’t you think?
Keindahan dalam perbedaan sama luar biasanya. Pernah lihat pelangi lah ya. Pelangi itu indah karena keanekaragaman warnanya. Beda pasti rasanya kalo kita melihat pelangi cuma warna orange misalnya. Tahu negeri bernama Indonesia? Yang punya lebih dari 300 etnis budaya dan penduduknya lebih dari 237 juta orang? It’s a huge number, man. Does it mean anything to you? Dari 237 juta orang itu salah satunya adalah saya, kamu, dan teman-teman sepermainan kita. Apa kita sama? Ga ‘kan. Tapi justru itulah yang bikin kita seneng, bahagia, dan kangen sama mereka.
Perbedaan itu indah. Kita mesti melihatnya secara positif. Jadi kalo sekarang saya punya temen yang beda-beda agamanya, atau ga punya agama sama sekali, atau anggota tubuhnya ada yang ga lengkap, atau punya gaya rambut super cepak meskipun pake rok, atau pake hijab super panjang, atau punya ketertarikan yang berbeda untuk orang yang disuka, itu berarti bahwa saya mengerti perbedaan itu dan menganggapnya semua itu bagian dari spektrum warna yang indah. Dan saya berharap, siapapun yang ga sengaja baca artikel ini bisa nangkep keindahan itu juga dan ga meributkan hal-hal ga penting lain soal perbedaan yang malah memecah persatuan kita. Juga tentang keindahan dalam suatu kesederhanaan yang sering luput dari rasa syukur kita.

Un arbre c’est vert
Tous les arbres sout verts
On a tellement vu d’arbres verts
Que l’on a oublie qu’il existe
Aussides arbres roses
Mais si tous les arberes etaintet roses
Je vous aimais parle d’un arbre vert
Le monde est beau
Pohon itu hijau
Pepohonan itu selalu hijau
Kita terlalu sering melihat pohon hijau
Sehingga kita sering lupa bahwa ada pula pohon yang merah
Aku akan senang berkisah padamu tentang pohon yang hijau
Betapa indahnya dunia
By Kenzo Takada
No related posts.


