Lima Kalimat Musuh Hidupmu
January 12, 2012, by YOTCA. read: 1,493
“gue gak bisa”
“aah males ah”
“ntar aja deh”
“dia mah lebih jago dari gue”
“kalo gue coba terus gagal? kan malu!”
Pernahkah kalian mengucapkan lima kalimat di atas?
Kebanyakan orang pernah mengucapkan kalimat-kalimat itu, ya kan?
Lima kalimat itu menggambarkan betapa kadang bukan orang lain yang meng-underestimate diri kita, namun parahnya kita sendiri yang meremehkan kemampuan kita. Lima kalimat itulah yang juga menjadi penghalang bagi kita untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita, menuju kesuksesan.
- Kalimat pertama, “gue gak bisa” Personal judgement yang benar-benar meremehkan diri sendiri. Apalagi tanpa mencoba terlebih dulu, kapan kita bisa melakukan sesuatu jika tanpa mencoba kita sudah menyerah?Terkadang kita juga manja, hanya dengan sekali kegagalan, kita langsung menilai bahwa kita tidak mampu melakukan hal itu. Padahal kegagalan bukan penentu kesuksesan, namun bagaimana kita belajar dari kegagalan itulah yang menentukan bagaimana cara kita sukses nantinya. Karena itu, jangan pernah meremehkan kemampuan diri kita sendiri, terlebih mengunderestimate diri sendiri, karena kalimat “gue gak bisa” menandakan bahwa kita membunuh potensi yang kita miliki.
- Kalimat kedua, “aah males ah”, sifat malas adalah penghalang kesuksesan terbesar. Berhentilah mengeluh, berhentilah bersantai. Seperti kata peribahasa Bersakit-sakit dahulu, berenang-renang kemudian, tidak satupun perjuangan meraih mimpi yang semudah membalikkan telapak tangan. Berjuanglah tanpa kemalasan, rasa malas itu hanyalah penghambat langkahmu menuju kesuksesan. Jika kamu merasa malas, ingatlah lagi akan mimpimu, apakah kamu mau menunggu lebih lama lagi untuk meraih sukses?
- Kalimat ketiga, “ntar aja deh”, perbuatan menunda-nunda pekerjaan adalah perbuatan yang sebangsa dengan rasa malas, biasanya kita menunda-nunda karena kita malas mengerjakan saat ini juga. Menunda-nunda juga mengurangi keefektifan waktu yang kita manfaatkan. Jika waktu adalah uang, berarti dengan menunda-nunda pekerjaan yang bisa dilakukan sekarang, sama saja dengan membuang-buang waktu kita. Selagi masih punya banyak waktu, raihlah pengalaman sebanyak-banyaknya, manfaatkan masa mudamu sebaik-baiknya. Jangan sampai ketika tua, kamu menyesal karena belum sempat melakukan apa-apa, sementara orang lain telah melakukan banyak hal hebat di luar sana.
- Kalimat keempat, “dia mah lebih jago dari gue”, ya, rumput tetangga memang selalu lebih hijau. Kita bisa melihat kelebihan orang lain, sementara kita sendiri tidak bisa memanfaatkan kelebihan yang kita miliki. sayang sekali kan. Cobalah untuk lebih menghargai diri sendiri, lebih percaya diri, setiap orang punya kelebihan masing-masing. Mungkin dia memang lebih unggul daripada kamu di suatu hal, tapi belum tentu ia unggul di segala bidang. Lihatlah ke dalam dirimu, jauh lebih dalam, dan kamu akan tahu potensi apa yang kamu miliki dan harus kamu maksimalkan untuk mencapai kesuksesan. Just be the best of yourself!
- Kalimat kelima, “kalo gue coba terus gagal? kan malu!”. Kadang kegagalan memunculkan perasaan trauma, malu, dan takut, yang kemudian membuat kita enggan untuk mencoba sesuatu, kita lalu memilih berdiam diri daripada harus gagal. Memang diam adalah emas, tapi bagaimana jika dengan melakukan sesuatu kita bisa mendapatkan hal yang jauh lebih berharga dari emas? Lalu kenapa kita harus diam saja? Jangan pernah takut akan kegagalan! Jangan pernah takut akan terjatuh, karena yang paling penting adalah berapa kali kamu sanggup berdiri setelah terjatuh. Dalam hidup tidak ada sesuatu yang instan, semua mimpi-mimpi besar pasti didahului perjuangannya masing-masing. Jika berjuang saja kamu sudah takut gagal, bagaimana kamu akan meraih sukses? Tidak perlu malu jika gagal, kegagalan adalah guru yang paling baik, ia mengantarkanmu ke bawah dan mengajarimu cara untuk melambung tinggi.
Jangan pernah merasa rendah diri, tiap orang mempunyai kehebatannya masing-masing. Jika kamu masih tetap mengucapkan lima kalimat itu terhadap dirimu sendiri, berari kamu adalah musuh bagi kesuksesanmu sendiri. Karena itu berhentilah, berhenti menjadi musuh bagi dirimu sendiri.
The biggest enemy of your life is yourself. – KARTIKA NINDYA -YOT CA UNIV BAKRIE
Related posts:
- Musuh Terbesar
- Sepenggal motivasi dari 9 Summers 10 Autumns
- Mencoba lagi
- Sebuah term Psikologi—Resiliensi.
- Konsisten Meraih Mimpi



you’re in reality a just right webmaster. The website loading pace is amazing. It kind of feels that you are doing any distinctive trick. In addition, The contents are masterwork. you have done a excellent job in this subject!
I’ll be subscribing to your feed and i also we imagine you post again soon. Thanks , hlyn Steger