Melahap Buku Selezat Pizza
August 15, 2011, by YOTCA. read: 1,453
Raditya Eka-YOT CA UIN JKT.
Membaca adalah hal yang sangat penting dalam memajukan setiap pribadi manusia maupun suatu bangsa. Dengan membaca kita dapat memperluas wawasan dan mengetahui dunia. Namun sebuah persoalan membaca yang selalu mengemuka terutama dikalangan pelajar adalah bagaimana cara menimbulkan minat dan kebiasaan membaca di kalangan mayarakat khususnya pelajar.
Para pelajar lebih senang menghabiskan waktu luangnya di tempat-tempat hiburan, berbincang- bincang di restoran cepat saji selama berjam-jam dan menonton televisi. Bagi mereka semua kegiatan tersebut lebih mengasyikkan dan menyenangkan dibandingkan dengan kegiatan membaca buku yang cenderung menjenuhkan dan membosankan. Salah satu penyebabnya adalah banyak dari pelajar tidak pernah membiasakan diri untuk menyukai kegiatan membaca. Mereka hanya mau membaca jika dalam keadaan terpaksa seperti menghadapi masa ujian. Sehingga secara tidak langsung mereka tidak pernah merasakan nikmatnya menyelami lautan sumber pengetahuan yang terdapat dalam sebuah buku dan hanya bisa diperoleh melalui membaca.
Kegiatan membaca dapat menjadi senikmat menyantap sepotong dari satu porsi pizza yang lezat, asalkan ada motivasi untuk mencoba. Kita tidak akan pernah tau bahwa rasa pizza itu lezat atau tidak, apabila kita tidak pernah tergugah untuk mencoba memakannya. Sama halnya dengan membaca buku, agar menyukai kegiatan membaca sejatinya membutuhkan pembiasaan diri yang disiplin dari para pelajar. Karena sebuah kebiasaan baru baik itu positif maupun negatif, tidak akan pernah datang dengan sendirinya tanpa adanya sebuah kemauan untuk mencoba melakukannya. Berawal dari terpaksa lambat laun jadi biasa. Dahulu menarik diri secara perlahan berubah menjadi menarik hati.
Agar kegiatan membaca menjadi senikmat menyantap sepotong pizza yang lezat, Pertama¸mulailah dengan memilih bacaan yang ringan seperti novel remaja, melihat cover dari buku tersebut, membaca synopsis, kata pengantar dan daftar isi dari buku tersebut.
Kedua, lalu mulailah dengan membaca tulisan tiap paragraf secara berurutan dan teratur. Setelah selesai membaca beberapa halaman dari buku tersebut tanyakan kepada diri sendiri beberapa pertanyaan dari buku tersebut, jika belum dapat memahaminya bacalah sekali lagi.
Ketiga, visualisasikanlah diri, seakan-akan diri kitalah yang menjadi pemeran utama dalam alur cerita tersebut, sehingga secara tidak langsung dapat menghayati isi dari cerita tersebut.
Keempat, lalu temukanlah ide pokok pada buku yang telah dibaca, jika perlu siapkan catatan kecil untuk bagian bacaan yang perlu diingat.
Kelima, biasankanlah diri untuk selalu memanfaatkan waktu luang dengan membaca.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat. Amiin.
Related posts:
- Menangkan 3 Buku “Be A Great Leader” – Erwin Tenggono
- YOT @ di Toko2 Buku Online
- Buku “TOP Words” Siap Menginspirasi Indonesia
- Bedah Buku Kick Andy: “YOUNG ON TOP”
- “Pengalaman bukanlah guru yang baik”



Unquestionably believe that which you stated. Your favorite justification seemed to be on the net the simplest thing to be aware of. I say to you, I certainly get irked while people think about worries that they just don’t know about. You managed to hit the nail upon the top as well as defined out the whole thing without having side effect , people could take a signal. Will likely be back to get more. Thanks
Please let me know if you’re looking for a writer for your weblog. You have some really good articles and I think I would be a good asset. If you ever want to take some of the load off, I’d really like to write some articles for your blog in exchange for a link back to mine. Please blast me an email if interested. Kudos!