Menang Kalah itu Cuma Permainan
November 22, 2011, by YOTCA. read: 356
Farisa Angelica – YOTCA Trisakti, November
Permainan sepakbola tadi malam antara Indonesia melawan Malaysia menjadi biang terciptanya tulisan ini. Namun, artikel ini lebih bersifat umum, tentang segala hal yang pernah terjadi dalam hidup kita, bukan hanya soal sepakbola tadi malam.
Garuda muda kalah? Ya, di atas lapangan. Tapi bagi saya, dan juga mudah-mudahan bagi seluruh masyarakat, Garuda muda sudah juara di hati kita semua.
Menang kalah hanya hasil dari sebuah permainan. Hal yang paling penting adalah proses pencapaian hasil tersebut. Jika kita merasa sudah mengeluarkan kemampuan maksimal kita, namun hasilnya kita tetap kalah, kita tetap harus mengakui kemenangan lawan yang memang masih lebih baik dari kita. Kita hanya harus menerimanya dengan lapang dada, dengan hati yang besar, dan keikhlasan. Kedepannya, kita harus persiapkan lebih matang lagi agar bisa memenangi pertandingan.
Menang atau kalah hanya di atas kertas. Setiap permainan pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Setiap permainan pasti ada pihak yang lebih baik. Kita juga bisa belajar banyak dari kekalahan. Dengan begitu, kedepannya kita akan siap menjadi seorang pemenang yang tetap rendah hati dan berjiwa besar.
Sama seperti hal nya kesuksesan, kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Kekalahan, adalah kemenangan yang tertunda! Semangat!!!
See you ON TOP!!!
Related posts:
- Pemuda Jangan Mau Kalah Sama Bakteri ;)
- Cuma Butuh Ikhlas Kok
- Supporter Indonesia, Meninggikan bukan untuk Menjatuhkan


