billy boen

Menciptakan Masa Depan

October 2, 2011, by YOTCA. read: 1,663

Mario Salim – YOT Campus Ambassador UPH – Artikel Oktober


“The best way to predict the future is to invent it” – Alan Kay

Kita ngga bisa tahu apa yang akan terjadi di masa depan kita, apa yang bulan depan akan terjadi, minggu depan, bahkan besok. Namun, ada cara terbaik untuk memprediksi masa depan, yaitu dengan menciptakan masa depan itu. Kita semua pasti ingin punya masa depan yang cerah, tapi apakah tingkah laku kita setiap hari mencerminkan bahwa kita memiliki masa depan yang indah atau cerah?

Kita bisa memulai dari hal-hal kecil, melakukan segala sesuatu dengan sebaik mungkin yang bisa kita lakukan. Do Your Best! Setiap waktu dan dimana pun kita berada, selalu usahakan menjadi diri kita sendiri yang terbaik. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Kita melakukan sedikit-sedikit hal-hal baik, lama-kelamaan tanpa kita sadari sudah menabung atau mencicil sesuatu hal yang besar.

Tanya pada diri kita sendiri apa yang kita punya. Semua orang pasti punya talenta atau potensi. Temukan, syukuri, lalu kembangkan talenta atau potensi yang kita punya, lakukan dengan sepenuh hati, lakukan sebaik mungkin. Jangan terlalu sibuk dengan melihat kelebihan orang lain apalagi sampai iri dengan keberhasilan orang lain. Iri kepada orang lain ngga akan menghasilkan apa-apa, yang ada kita buang-buang energi dan waktu. Iri pada orang lain juga bisa membuat hati dan pikiran menjadi negatif dan tidak bahagia. Fokus saja pada apa yang bisa kita lakukan sebaik mungkin, fokus pada bidang kita masing-masing. Dan jangan lupa juga tentunya harus mau berbagi ilmu atau pengalaman pada bidang kita masing-masing kepada orang lain. Percuma kalau sukses hanya untuk diri sendiri.

Tidak ada seorang pun dari kita dapat membuat pohon, tapi kalau kita tanam benih dari sebuah pohon di tempat yang subur, maka di masa yang akan datang kita akan punya pohon bahkan beserta buah-buahnya. Itu adalah kata-kata dari Jeffrey Rachmat, seorang yang sangat inspiratif. Saya sangat setuju dengan kata-kata beliau tersebut. Begitu juga dengan masa depan kita, kita tidak dapat menyulap suatu masa depan yang pasti cerah dan indah, kita juga tidak dapat membeli masa depan yang sukses. Berita baiknya, kita dapat menanam ‘benih’ kesuksesan. Apakah ‘benih’ itu? Disiplin, kerja keras, antusias, konsisten, komitmen, attitude yang baik, respect others, love, hope, dan sebagainya. Bila kita menanam ‘benih-benih’ tersebut di ‘tempat yang subur’ atau di tempat yang tepat sesuai dengan kemampuan dan passion kita, akan bertumbuh menjadi besar dan menghasilkan buah kesuksesan. Amin.

Mulai dari diri sendiri, Mulai dari sekarang dan Mulai dari hal-hal kecil untuk Masa depan yang Cerah.

Dengan segala kerendahan hati, demikian yang bisa saya sharing, mohon maaf kalau ada salah-salah kata dan semoga bermanfaat.

SEE U ON TOP! ;)

Best Regards,

Mario Salim

@mariosalim

Related posts:

  1. Pemikiran Menciptakan Sebuah Kenyataan
  2. “Pemikiran Menciptakan Sebuah Kenyataan”

One Response to “Menciptakan Masa Depan”

  1. Backlink says:

    Hands down, Apple’s app store wins by a mile. It’s a huge selection of all sorts of apps vs a rather sad selection of a handful for Zune. Microsoft has plans, especially in the realm of games, but I’m not sure I’d want to bet on the future if this aspect is important to you. The iPod is a much better choice in that case.

Leave a Reply