billy boen

Pah-la-wan

November 21, 2011, by YOTCA. read: 1,384

Reina Rivenska Dissa – YOT CA Institut Teknologi Bandung - November

Pahlawan, kebanyakan orang mendengar kata tersebut maka akan terbesit nama-nama pahlawan Indonesia seperti Jenderal Sudirman, Cut Nyak Dien, Ahmad Yani, Pangeran Diponegoro, Pattimura, R.A. Kartini, dll. Ya, mereka adalah pahlawan yang berjasa bagi kita secara tidak langsung karena mereka berjasa karena mereka membela Negara kita tercinta, Indonesia.

Kata pahlawan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani. Mungkin saat membaca ini, timbul pertanyaan, mengapa bagian keberanian, perngorbanan, dan membela kebenaran yang ditebalkan? Baik, mari kita lihat kata per kata.

Keberanian memiliki kata dasar berani yang artinya memunyai hati yang mantap dan rasa percaya diri yang besar dalam menghadapi bahaya, kesulitan, dsb; atau singkatnya tidak takut. Berikutnya adalah kata pengorbanan, kalian tentu tahu maksud kata ini, kata ini dapat diartikan memberikan atau melakukan sesuatu dengan ikhlas. Kemudian, kata terakhir yang ditebalkan – membela kebenaran – seperti yang kita semua tahu kebenaran berarti suatu keadaan yang cocok dengan keadaan yang sesungguhnya dan dapat pula diartikan sebagai kejujuran/sesuatu yang tidak disangsikan orang; singkat kata mungkin membela sesuatu yang sesuai moral baik. Lalu, apa hubungannya dengan kata pahlawan dan nama-nama pahlawan?

Sesuai dengan arti pahlawan menurut KBBI, pahlawan adalah orang yang memiliki keberanian dan rela berkorban demi membela kebenaran. Pertanyaannya adalah, apakah semua orang yang memiliki sifat berani dan rela berkorban demi membela kebenaran adalah pahlawan? Jawabannya adalah tentu saja. Sebenarnya, pahlawan ada dan hadir setiap detik, bahkan mungkin tanpa sadar pun, mungkin hari ini masing-masing diri kita memiliki pahlawan lebih dari 5 orang. Kok bisa?

Misalkan Anda sedang berjalan dengan membawa banyak barang dan secara tidak sengaja, Anda tersandung sehingga jatuhlah diri Anda dan barang bawaannya. Sebagai manusia biasa yang terjatuh dengan bawaan yang banyak, pasti akan merepotkan untuk bangun dan menata kembali barang bawaan tersebut. Lalu, apa hubungannya dengan pahlawan? Seperti yang sudah dijabarkan, pahlawan merupakan seseorang yang memiliki sifat berani dan rela berkorban demi membela kebenaran, dalam contoh tersebut seorang pahlawan akan muncul membantu Anda untuk berdiri dan menata kembali barang bawaan Anda. Contoh lain, saat Anda sedang dalam perjalan pulang melewati jalan tol dan Anda sedang berkendara sendirian saat itu, beberapa saat kemudian ban mobil tersebut kemps karena bocor. Jika Anda seseorang yang dapat mengganti ban mobil mungkin masalah tersebut dapat terpecahkan dengan mengganti ban mobil Anda dan menambal ban yang bocor tersebut setelah keluar dari tol, tetapi bagaimana dengan yang buta dalam hal mengganti ban dan tidak dapat mengandalkan jasa derek  karena sedang terburu-buru? Pahlawan dalam kasus ini adalah orang yang mau menepikan kendaraannya untuk membantu mengganti ban mobilnya.

Dari kedua contoh di atas, walaupun mungkin yang dilakukan “sang pahlawan” adalah hal remeh, tetapi bisa saja yang dilakukan kedua pahlawan tersebut dapat mengubah hidup seseorang yang ditolongnya. Banyak contoh kepahlawanan kecil yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, tidak dapat disebutkan satu per satu, namun benang merah dari kegiatan kepahlawanan kecil tersebut adalah membantu orang lain (untuk hal baik tentunya) dan ikhlas, tanpa pamrih, dan tidak memilih-milih orang untuk ditolong karena kita semua manusia di Bumi pada dasarnya sama.

Bantulah seseorang yang butuh dibantu, walaupun itu hal yang remeh, mungkin hal remeh itulah titik perubahan kehidupan seseorang.

So do you want to be a hero?

Related posts:

  1. Hero

Leave a Reply