billy boen

Penjahat atau Penolong

August 31, 2011, by YOTCA. read: 1,711

(Julisa Pratiwi – YOT CA Univ. Paramadina- Agustus)

Alkisah, di suatu tempat yang sangat jauh, suatu masa ketika para raja dan ratu masih berkuasa. Ada seorang pria yang melakukan kejahatan besar di masanya – ia mencuri, membunuh, dan menfitnah. Ia mendapat hukuman berupa stempel di jidatnya dengan huruf “P” yang bermakna “penjahat”. Seiring berjalannya waktu, pria tersebut melakukan banyak hal-hal yang baik. Hingga tidak terasa 30 tahun berlalu, stempel huruf “P” itu masih melekat dijidatnya, namun semua orang di kota itu memujinya sebagai pria yang sangat baik. Suatu ketika, seorang wanita muda berkelana dan singgah ke kota tersebut dan melihat pria tua dengan huruf “P” dijidatnya, karena penasaran, gadis tersebut bertanya pada seseorang. “Pak, kenpa pria tua itu memiliki tanda P di jidatnya?”, “Aku tidak tahu… mmh, tapi aku rasa makna kata “P” adalah penolong karena dia selalu menolong seluruh orang di desa ini”.

Dari kisah singkat tersebut, kita dapat mempelajari bahwa setiap orang memiliki berbagai peluang untuk mengubah “predikat” yang melekat di dalam diri kita. Hal yang negatif dapat menjadi positif selama kita terus berusaha dengan tulus. So, which path you choose? Penjahat atau Penolong? You decide!

Related posts:

  1. Lobang kunci
  2. Ngga Bisa atau Ngga Benar2 Mau?
  3. Resolusi, Target, atau Impian?

Leave a Reply