Perubahan Diri
December 7, 2011, by YOTCA. read: 1,319
Marco Septian – YOT CA UI
Mungkin hanya sebuah catatan kecil untuk bisa kita pikirkan. Saya baru saja memulai hidup baru di negeri orang, akan menyelesaikan studi S1 disini. Ketika sebelum berangkat, Ayah saya selalu menekankan kepada saya sebelum saya berangkat bahkan sampai sekarang saya sudah ada disini. “Mau pintar? Harus banyak bertanya. Mau maju? harus banyak tau”. Kira-kira itulah kata-kata yang selalu terlintas di kepala saya.
Kalimat yang diucapkan ayah saya sangat menarik. Kita tidak akan bisa pintar kalau tidak bertanya. Mungkin bisa saja kita mendapatkan segala informasi dari manapun, namun jika kita bertanya kepada yang lebih ahli, tentu kita akan menjadi lebih mengerti dan mendapatkan ilmu yang baru, lain halnya jika kita hanya pasif menerima sesuatu, maka kita mungkin hanya akan terima-terima saja apa yang diberikan tanpa adanya pemikiran lebih lanjut dari diri kita. Maka itu, bertanyalah kepada orang yang lebih pintar dari kita agar kita mendapatkan ilmu lebih.
Yang kedua adalah kita harus banyak tau kalau kita ingin maju. Dengan banyak tau, kita bisa lebih kritis terhadap sesuatu di sekitar kita, dan tidak hanya menjadi orang pasif. Sebagai contoh, kita bertemu orang baru, dan dia membahas suatu hal seperti polit. Jika kita mengerti tentang politik, tentu pembicaraan kita akan sangat menarik, lain halnya jika kita tidak tau apa-apa, pasti pembicaraan akan berhenti begitu saja.
Intinya, mau tau dan banyak tau adalah dasar bagi kita jika ingin sukses. Dengan dua hal tersebut, kita bisa lebih mengeksplor diri kita untuk mencapai sesuatu yang lebih baik.
Related posts:
- Memotivasi Diri untuk Membuat Perubahan Positif
- Memotivasi Diri Melalui Rasa Percaya Diri
- Pemuda = Perubahan
- Pemuda dan Perubahan..
- Kita bicara tentang PERUBAHAN


