Prioritas
November 21, 2011, by YOTCA. read: 1,273
Sandy Kharisma , YOT CA PPM, November
Prioritas, kita semua tiap individu pasti memiliki prioritas yang berbeda dalam hidup. Lantas apa sih yang seharusnya di utamakan?
Ada sebagian orang yang berpendapat bahwa prioritas yang utama dalam hidupnya adalah karier, sehingga hidupnya di abdikan untuk mengejar kesuksesan dalam mencapai jabatan tertentu. Bahkan demi kariernya, seperti meninggalkan dunia kehidupan yang lainnya, seperti mengabaikan keluarga dengan tidak pernah/jarang pulang ke rumah dengan alasan pekerjaan.
Sebagian orang yang lain memprioritaskan ‘materi’ sebagai tujuan utama menjalani kehidupannya, segala macam cara pun ditempuh untuk menimbun materi yang dapat berupa uang atau harta dan sebagainya. Bahkan cara-cara yang tidak baik pun terkadang dihalalkannya untuk dapat menambah dan terus menambah materi yang dimiliki, contohnya ya para koruptor yang dengan tidak memikirkan lagi nasib rakyat yang uangnya mereka ambil setamaknya.
Jadi sesungguhnya apa sih baiknya prioritas utama itu?
Menurut saya, prioritas utama dalam hidup seharusnya adalah Tuhan. Segala yang kita lakukan dalam hidup ini untuk Tuhan, baik dari segi karier, keluarga, pertemanan, materi, dan lain-lain.
Ketika kita melakukan segalanya untuk Tuhan maka hasilnya pun akan memuaskan dan seimbang. Sebagai contoh, dalam hal karier, jangan berpikir tentang ‘jabatan apa yang bisa saya peroleh?’ namun cobalah berpikir ‘dengan yang sudah saya raih dengan jabatan ini, apakah yang ya dapat kontribusikan untuk orang lain sehingga dapat menyenangkan hati Tuhan’. Dengan begitu, kita akan bekerja bukan untuk diri kita sendiri, dan tentunya dengan penuh kesadaran bahwa untuk berkontribusi secara maksimal dibutuhkan keseimbangan, maka kita tidak akan memforsir diri untuk mengejar ambisi yang berlebihan.
Contoh lain adalah dalam hal materi. Jika kita melibatkan mindset dengan membawa Tuhan, maka kita akan berpikir untuk mencari materi dan lalu juga berbagi dengan orang yang tidak seberuntung kita dalam mencari materi. Hal ini serta merta berimbas pada perilaku kita juga yang tidak menghalalkan segala cara demi menimbun materi.
Jadi apakah prioritasmu?
Related posts:


