Segelas Susu (A Glass of Milk)
September 18, 2011, by root. read: 254
(Rendy Tri. Z. – YOT CA Institut Teknologi Telkom)
Suatu hari seorang pemuda miskin yang menjual barang dari pintu ke pintu untuk membayar biaya sekolahnya, saat itu dia sedang lapar dan tidak memiliki uang sepeserpun. Dia memutuskan untuk meminta makanan dirumah berikutnya. Namun, dia kehilangan keberaniannya ketika seorang wanita cantik membuka pintu rumahnya. Alih-alih meminta makan, dia malah meminta air putih.
Wanita itu berpikir, sepertinya pemuda ini lapar, maka dia membawakan segelas susu. Dia meminumnya secara perlahan, kemudian bertanya “Berapa banyak saya berhutang padamu ?”
“Kamu tidak berhutang apapun kepada saya.” jawabnya. “Ibu telah mengajarkan kita untuk tidak menerima apapun untuk kebaikan sesseorang”.
Pemuda itu mengatakan “Aku sangat berterima kasih dari lubuh hatiku yang paling dalam”. Kemudian pemuda ini meninggalkan rumah itu, dia tidak hanya merasakan kuat secara fisik, tetapi iman kepada Tuhan juga. Dia telah siap untuk tidak menyerah.
Beberapa tahun kemudian wanita muda itu jatuh sakit. Para dokter setempat bingung. Mereka akhirnya membawa wanita itu ke kota besar, dimana mereka memanggil dokter spesialis untuk mempelajari penyakit langka tersebut. Dr. Howard Kelly dipanggil untuk konsultasi. Ketika dia mendengar nama kota asalnya, cahaya aneh memenuhi matanya. Segera ia bangkit dan pergi menuruni aula rumah sakit untuk pergi ke kamar wanita itu.
Sambil mengenakan seragam dokternya, dia pergi menemui wanita itu. Dia langsung mengenalinya. Dia kembali ke ruang konsultasi dan memutuskan untuk melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan nyawanya. Sejak hari itu dia memberikan perhatian lebih untuk kasus ini.
Setelah perjuangan yang panjang, akhirnya sang dokter memenangkannya (berhasil menyembuhkannya). Dokter Kelly meminta kantor bisnis untuk mengirimkan seluruh biaya pengobatan kepadanya untuk persetujuan.
Dr. Kelly melihatnya, kemudian dia menulis sesuatu ditepi, lalu tagihan itu dikirim ke kamar wanita itu. Wanita itu ketakutan untuk membukanya, karena ia yakin hal itu akan mengambil sisa hidupnya untuk membayar itu semua. Akhirnya dia melihat, dan sesuatu menarik perhatiannya pada bagian tepi tagihan.
Dia membaca kata-kata……
“Dibayar penuh dengan satu gelas susu”
(Ttd)
Dr. Howard Kelly
Air mata sukacita membanjiri matanya saat hatinya bahagia, dia berdo’a: “Terima kasih Tuhan, bahwa cinta Anda telah menyebar melalui hati dan tangan manusia.”
Related posts:



