Sial? SiapaTakut! Sukses? I,m Coming..
October 17, 2011, by YOTCA. read: 499
BY YOT CA IPB
Oktober
Pratiwi Hamzah
Merasa sering mengalami kesialan? apa sih kesialan itu? Trus, bisa ga kesialan itu dibuang jauh-jauh?
Terkadang kita sering mengalami kesialan. Baik itu kejadian kecil, seperti ketinggalan kereta hingga terlambat dan dimarahi atasan, guru, atau dosen; hingga kejadian besar misalnya gagal dalam ujian hingga harus mengulang tahun depan. Dan kita pun akan merasa sangat sial..
Sebenarnya kesialan itu takpernah ada. Yang ada hanya dampak dari apa yang kita lakukan sebelumnya. Misalnya, kita ketinggalan kereta karena terlambat bangun setelah semalaman begadang nonton film. Atau kita tak belajar saat mau ujian hingga nilai jeblok dan harus mengulang. Semua kejadian, ada sebabnya.
Kita bisa saja menghindari kesialan dan menjadi pribadi yang beruntung. Pertama, miliki keyakinan “saya bisa”.Yakin kan bahwa semua hal buruk akan menjauh dari kita. Kedua, Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai hal-hal yang kita dalami. Ketiga, tentukan tujuan dan susun rencana. Hal yang terencana dengan baik, hasilnya juga akan baik. Keempat, Jadilah pemberani. Jangan takut dan ragu-ragu dalam melakukan kebaikan. Kelima, perluas pergaulan dan perbanyak teman. Keenam, jagalah kesehatan. Sakit hanya akan membuat kita lemah dan merasa sial. Ketujuh, lakukan semua hal secara efektif. Kedelapan, manajemen waktu yang baik. Sembilan, bersungguh-sungguh dan pantang menyerah. Sepuluh, bijak dalam memilih. Sebelas, inspirasilah orang lain. Duabelas, jangan menunda, lakukan sekarang. and last but not least, pray….
Tiga belas tips ini bukan hanya sekedar untuk menghindari kesialan, tetapi bahkan bias mengantarkan kita ke depan pintu kesuksesan. Wow, dahsyat kan?? J so, let’s apply it as soon as possible!!
Segala yang kita lakukan memang sudah ada yang mengatur, namun, jika kita telah mengusahakan sesuatu tetapi yang terjadi malah yang lain, itu berarti memang sudah kehendakNya. Yang perlu kita tanamkan dalam hati bahwa semua hal ada hikmahnya, tugas kita, hanya berusaha.. Biarkan Yang Maha Kuasa memegang penghapus atas semua hal yang kita tuliskan menggunakan pensil usaha dan asa……
^_^
Related posts:


