the right to be yourself
October 17, 2011, by YOTCA. read: 1,432
Laura Khairunnisa – SGU – Artikel Bulan Oktober 2011
“To be beautiful means to be yourself. You don’t need to be accepted by others. You need to accept yourself.” -anonymous
Berapa banyak dari kamu yang sedang membaca artikel ini, trying so hard in order to be accepted in your society? Kamu ngikutin trend baju terbaru di majalah padahal ga nyaman, ngomong dengan gaya bicara tertentu, mengikuti lifestyle yang bukan kamu banget, memakai merk baju atau jeans tertentu, dan bahkan sampe jadi social smoker hanya untuk bisa diterima di kalangan teman teman kamu.
I did. Cuma bedanya bukan se-ekstrim itu, saya lebih ke sikap. I tried so hard to be accepted in one of my community lebih tepatnya, dengan cara jaga image abis abisan. Saya berusaha menjadi orang yang sangat perfectionist, ga boleh salah, ga boleh marah marah, ga boleh ini ga boleh itu, saya berusaha meniru bagaimana kebanyakan orang bersikap terhadap sesuatu.
Saya pernah pura pura sangat tegar di depan teman teman saya ketika saya baru putus padahal dalam hati saya adalah sosok yang vulnerable juga, hanya karena it is wrong to be galau. Selain itu, saya berusaha mempertahankan posisi saya di sebuah organisasi, padahal saya merasa tidak satu visi dengan pemimpinnya. Di dalam organisasi tersebut padahal job descriptionnya apa yang menjadi passion saya, berhubungan dengan scrapbook dan ada sedikit kreatifitas di dalamnya. It suppose to be fun, tapi 6 bulan terasa seperti 100 tahun. Saya tidak berani mengundurkan diri, hanya karena menurut orang orang bukan sikap seperti itu yang benar.
Intinya, saya berusaha menjadi apa yang orang harapkan, apa yang mereka pikir, seperti itulah orang seharusnya. Saya hidup di dalam ekspektasi orang terhadap saya. And you know what, rasanya ga enak banget, terutama saat harus pura pura suka akan sesuatu padahal kamu bener bener ga suka akan hal itu. Analoginya seperti hidup di dalam penjara yang kita buat sendiri.
But, hey, apa yang orang pikir tentang kamu tuh bukan urusan kamu lagi, dan ga penting juga! Terkadang, hal yang paling sulit ketika menjadi diri kamu sendiri adalah mendengar pendapat-pendapat atau kritik negative dari orang lain yang berusaha menjatuhkan kamu. Tapi tau ga, seperti yang Deddy Corbuzier pernah bilang: orang-orang membicarakan kamu dibelakang, karena mereka benar benar ada di belakang kamu. Bisa aja mereka iri dengan keunikan yang kamu miliki jadinya berbicara yang ngga enak tentang kamu. Tapi, ga penting lagi, dengerin orang random yang ngomongin kamu, mereka hanya sekumpulan orang sok tau yang melihat kamu dari sepotong-sepotong saja, bukan keseluruhan, mereka hanya tau kamu dari luar saja, mereka tidak mengenal kamu dan belum mendengar cerita kamu. Jadi ga worth it banget kalo kamu jadi down dan kepikiran banget sama omongan negative orang lain. Most people won’t agree with you. But the people who really care will still care whether they agree with you or not. Itu yang paling penting.
Ketika kamu bersyukur atas diri kamu sendiri, bangga akan keunikan yang kamu punya, tidak berusaha menutupi kekurangan kamu, pada saat itulah kamu bisa diterima oleh sekitar kamu.
Sekarang saya sudah tidak membohongi diri saya sendiri dan merasa lebih bebas mengekspresikan diri saya tanpa peduli pendapat buruk orang lain terhadap saya. saya tidak peduli kalau saya berbuat salah karena manusia itu ga ada yang sempurna lagi, “We all make mistakes, have struggles and even regret things in our past, but you are not your mistakes, you are not your struggles, and you are here NOW with the power to shape your day and your future.”
Sekarang giliran kamu, jangan hidup didalam ekspektasi orang lain terhadap kamu. jadilah diri kamu sendiri, you have the right to be unique, to be who you are. Lagian, kita diciptakan sangat unik oleh Yang Maha Esa, sampai sampai tidak ada satupun manusia yang benar benar persis satu sama lain. dan sekarang kamu mau berusaha mati-matian buat jadi sama seperti orang kebanyakan? Nah, itu yang salah.
No related posts.



Kalo gitu bisa pilih baju dannis seseuai selera pribadi juga lohh
I appreciate everything you have done here. I adore the section that you discuss what you are doing this to support offer back but I would certainly guess by many the responses that it technique is definitely on your side likewise.