Trust Your Own Instinct
September 5, 2011, by YOTCA. read: 1,829
(Darren Y Firmansyah Henriquez Yong on Top Campus Ambassador 2011-Pasundan Bandung. Artikel September 2011 )
One of the things that I truly have had to learn, sometimes the hard way, but that I’d like to share with you is to trust your own instincts no matter what people might say about you, no matter what criticism or what negativity might come your way for just being who you are, and just being yourself, it’s so important. Tonight is your night.
yup quote di atas menegaskan diri kita untuk selalu percaya pada instinct atau naluri kita sendiri. Dalam menghadapi suatu permasalahan hidup, dalam mengejar impian atau melakukan suatu pekerjaan.
Terkadang kita selalu di hadapakan oleh omongan orang, negativity, bullying atau caci makian. Yang terpinting dalam hidup ini adalah kita hidup berdasarkan aturan yang berlaku. Selama Jalan yang kita tempuh masih normal. Anggap saja semua hal negativity adalah sebagai obat. Begitu pahit memang. Kadang sabagai manusia biasa kita pasti akan merasakan sakit hati terhadap cemoohan atau semua kata-kata negativity di sekitar kita. Atau seolah-olah itu yang akan menghalangi semua mimpi kita.
Anggap saja itu cambukan. Stay Fokus terhadap apa yang akan kita lakukan. Selama tidak merugikan orang lain dan atau mengancam nyawa orang lain. tetap lah berjalan dalam menggapai semua mimpi itu. Fokus adalah hal yang terpenting.
Yang tahu akan diri kita adalah kita. Yang merasakan sakit adalah kita.Ingat yang berbicara di lidah kita yang berpikir di otak kita adalah kita sendiri. Tidak ada yang bisa mengatur semua itu.
yang terpenting adalah teguhkan pendirian. Trust your own instinct atau percaya terhadap suara hati kamu. itu yang terpinting dalam Hidup ini. Walau pun salah. Sebenarnya salah dan benar itu terletak dari sudut pandang Siapa. Kita masih bisa belajar dari kesalahan. Dan sekali lagi. Percaya terhadap suara hati kamu. Dalam menghadapi semuanya. Pasti akan berjalan dengan baik.
Hadapi kritikan dengan Jiwa yang besar. Anggap saja itu adalah therapy dan obat. Seperti rasa obat pasti pahit tapi itu akan menyembuhkan kita. Berjalan terus, Fokus, Kejar mimpi….dan sekali lagi hadapi kritikan dengan keberanian dan jiwa yang lapang.
...To be Brave is to behave…Bravely when your heart is faint…So You can be Really Brave…Only When You Really ain’t..
No related posts.


