Ultah, Pernikahan, Pemakaman
August 2, 2011, by billyboen. read: 3,455
Hari ini, saya baru menghadiri pemakaman kakak tercinta dari seorang YOT CA dari ITB, Samia… di TPU Tanah Kusir.
Saya tidak mengenal alm. Myra Puspasari. Saya pun baru ketemu Samia beberapa kali, karena Samia baru bergabung di YOT Mentorship July 2011-June 2012. Kehadiran saya tadi pagi, tidak berarti apapun untuk proses pemakaman tersebut. Jelas keluarga besar Samia adalah keluarga yang baik. Koq saya tahu? Yang menghantar kepergian alm. Myra, lebih dari 100 mobil, sekitar 200-300 orang.
Dari apa yang sudah saya sampaikan ini (tidak kenal alm. dan baru ketemu beberapa kali dengan adik alm.), lalu, kenapa saya melayat?
Kalau kamu disuruh milih, menghadiri ultah, pernikahan, atau pemakaman… mana yang kamu pilih? Saya rasa, ultah dan pernikahan akan menjadi dua pilihan yang favorit. “Ngapain ke pemakaman? Mesti panas-panas. Ngga ada makanan”, mungkin itu alasan banyak orang.
Siapa sih yang ngga mau senang-senang? Makan-makan? Ya kan? Tapi…
Pernah dengar bahwa “Teman sejati adalah teman yang ada tidak hanya ketika dalam kesenangan, tapi juga ketika dalam kesusahan”. Klise, yes! Tapi apakah arti kalimat ini pernah kamu renungkan? Kalau ngga, coba deh renungin. Kalau pernah, apakah sudah kamu lakukan untuk teman kamu? Kalau belum,… kenapa?
Kematian, pada umumnya mendadak, tidak bisa diprediksi. Kalau untuk yang Muslim, pemakaman harus dilakukan tidak boleh lebih dari 1 x 24 jam. Artinya, kemungkian besar jadwal kita sudah terisi oleh aktifitas lain… dan apabila tidak kita cancel aktifitas kita itu, berarti kita ngga akan pernah bisa menghadiri suatu pemakaman. Lalu, apakah lalu berarti kita ngga akan pernah bisa menghadiri pemakaman teman kita yang meninggal, atau teman kita yang sedang bersedih karena ditinggalkan oleh orang yang dia cintai?
Di buku YOT saya tulis mengenai “Urgent & Important”. Apa itu urgent, apa itu important. Saya coba jabarkan sedikit di sini ya:
- Urgent: Hal-hal yang perlu dilakukan/diselesaikan sekarang (tidak bisa ditunda)
- Important: Hal-hal penting yang harus dilakukan/diselesaikan, namun tidak harus sekarang juga
Kemarin malam, ketika tahu pemakaman alm. Myra akan dilakukan pagi tadi, saya langsung membatalkan rapat saya dan memilih untuk datang ke pemakaman. Meeting tersebut saya undur ke besok pagi. Saya merasa bahwa menghadiri pemakaman ini adalah urgent, meeting adalah important.
Saya sedih ketika tahu teman-teman tidak bisa datang ke pemakaman karena alasan sibuk atau sudah ada janji. Sedih karena Si yang sedang bersedih ‘ditinggalkan’ oleh mereka yang mengaku teman, dan sedih karena mereka yang bilang sibuk ternyata masih tidak mengerti arti ‘urgent’ dan ‘important’, dan juga… sedih karena mereka tidak menyadari bahwa seorang teman paling dibutuhkan ketika bukan dalam keadaan senang, melainkan ketika dalam keadaan sedih.
Ketika tadi saya mendapatkan bbm dari YOT CA LSPR, Jojo, yang menanyakan di mana pemakamannya, saya senang dan bangga. Meski ketika dia sampai, pemakaman telah selesai, dan seluruh pelayat sudah bubar. Saya bilang ke dia bahwa apa yang dia lakukan sama sekali bukan buang-buang waktu. Saya sangat menghargai intensi dia untuk datang, melayat Samia, yang mungkin baru 1-2 kali ketemu. Inilah bentuk nilai-nilai yang harus ditumbuhkan di kaum muda Indonesia. Respect, kebersamaan, pertemanan, kekompakan… tanpa ini, Bangsa ini akan jadi apa, ngga kebayang.
Trust me, kehadiran kamu di pemakaman seseorang jauh lebih berharga dibandingkan kehadiran kamu di acara ultah maupun pernikahannya. Bukan berarti kamu ngga usah datang ke ultah atau pernikahan temanmu, tapi… coba pastikan untuk setidaknya datang untuk menghibur temanmu yang sedang bersedih. Apa sih susahnya untuk hadir memberikan rasa hormat dan prihatin kita kepada orang lain di saat susah?
Semoga tulisan saya ini bisa membuka pemikiran teman-teman. Kalau ada yang tidak setuju, silahkan saja. Ini opini saya… maaf apabila tulisan ini ‘menampar’ kamu (demi kebaikan tentunya)
Billy Boen
t: @billyboen
fb: facebook.com/billyboenYOT
Related posts:
- Top 10 Nasehat Pernikahan Untuk Pria
- Jangan Pernah Sungkan!
- Ngga Bisa atau Ngga Benar2 Mau?
- Agama & Marital Status TIDAK PERLU Dicantumkan di CV
- Anak BOSS



Untuk beberapa orang mungkin tidak setuju, tapi saya personally juga lebih memilih untuk menghadiri pemakaman. Karena apa? Ini akan membuat kita selalu ingat dengan Tuhan.
Mungkin klise (kata Mas Billy), tapi siapa yang kita anggap lebih penting dari Tuhan? Dengan selalu ingat Tuhan, maka kita akan selalu berusaha untuk berbuat yang terbaik di keseharian kita. Ini berarti kita berbuat kebajikan juga kepada orang lain bukan?
Selain itu, apa yang lebih berarti bagi kita apabila kita bisa hadir di tengah-tengah kedukaan orang lain dan memberikan mental support? Apa kita tidak ingin diberikan support oleh orang lain ketika kita sedang dalam kesulitan?
Selamat berpuasa dan berbuat kebajikan!
saya setuju banget,semua kegiatan apapun baik kt hadiri,kecuali raga kt sdh berpisah.,semangat,semangat,semangat.
[...] Padahal gw pengen banget ada disitu dan gw nyesel banget karena ga bisa (apalagi pas liat postingan ini, tambah nyesel rasanya). Insya Allah doa-doa terus mengalir buat lo dari [...]
Terimakasih postingan ini sudah mengingatkan saya,,
betapa pentingnya arti seorang teman..
Ga hanya pemakaman saja om billy, saat ada teman yg sakit atau keluarganya yang sakit kita juga harus bersedia luangkan waktu untuk menjenguknya. Mereka yg dlm keadaan sakit sangat membutuhkan support yg sangat besar.
sukses terus!
Artikelnya bagus banget om billy
Sepertinya ini pengalaman pribadi ya, alur ceritanya penuh serat makna yang luar biasa. saya mohon ijin hanya ingin berbagi informasi saja untuk anda dan pengunjung setia blog ini.
Mungkin Anda dan Keluarga ingin mencari kavling pemakaman yang bebas biaya perawatan selamanya dan bebas biaya sewa lahan pemakaman, disini tempatnya Kavling Pemakaman San Diego Hills terbaik di Indonesia dan Asia Pasifik serta dilengkapi dengan fasilitas sarana dan prasarana yang tidak di miliki di pemakaman manapun di Indonesia, Untuk Informasi San Diego Hills Selengkapnya Klik Di sini
Blog/Website : http://www.iwan82.com
Hp 081213508200 atau 02170005213
PIN BB 26DD87EE
Terima kasih
Ini percakapan saya dengan teman saya siang tadi di kantor Metrotv (kebetulan teman saya seorang programmer disana)



Temen saya: Lu kapan kawin??
Saya: Belum tau.. semoga tahun depan sih udah merit..
Temen saya: Buruan lu.. keburu tua.. ntar kalo mati gak ada yg ngedoain..
Saya: Biarin aja.. ntar nyampe rumah berdoa aja sendiri..
Temen saya: Oooww.. Dasar dodol lu ahh.. Doanya anak yg sholeh itu.. Pasti dikabulin ma Allah..
Saya: Ya kan gw punya temen yg sholeh kaya elu..
Teman saya: Emang lu yakin kalo lu mati, gw bakal doain lu??
Saya: Yaiyaalahh.. Kalo gw mati lu pasti doain gw.. secara gw kan temen baik lu..
Temen saya: Oiyayaakk..
Saya tidak hanya setuju mas billy, tapi saya melakukan itu.
luar biasa ….
mas billy ayo semangatkan anak muda indonesia….
Fasting comes after feasting.