billy boen

Why “Dressing” Matters: The Power of First Impression

July 10, 2010, by JIM-DARE. read: 4,507

Percayakah kamu bahwa kunci dari kesuksesan berawal dari “image” yang kamu proyeksikan?

How come?

Sebagian besar professional suskses percaya bahwa kesuksesan yang mereka raih semata-mata merupakan hasil dari networking yang terjalin kuat atas dasar mutual respect, common interest, maupun peluang untuk saling menguntungkan. It sounds familiar, right? Masalahnya berapa banyak orang yang menyadari bahwa dalam membangun network yang kuat,  kemampuan berkomunikasi yang baik saja tidak cukup? Kamu perlu memiliki “image” yang meninggalkan kesan mendalam pada orang-orang yang kamu temui. Bagaimana kamu mempresentasikan diri sendiri adalah langkah pertama dalam membangun network yang mutual.

Sebuah studi mengenai interaksi manusia yang dilakukan oleh Malcolm Gladwell dalam bukunya yang berjudul Blink: The Power of Thinking Without Thinking menunjukkan bahwa pada pertemuan pertama, hanya dibutuhkan waktu sekitar 30 detik – 2 menit untuk menilai lawan bicara kita. Tentunya dalam tempo yang singkat ini, kita tidak memiliki banyak waktu untuk memberikan kesan yang baik.

Ada pepatah yang mengatakan, “Kita tidak bisa mencegah burung melintasi kepala kita, tapi kita bisa mencegahnya untuk bersarang di kepala kita.” Maksudnya, kita tidak bisa menyalahkan orang lain bagaimana mereka menilai kita, karena bagaimanapun mereka akan menilai kita dari luar, dari apa yang kita kenakan, dan dari gesture kita. Pastinya kita tidak mau dicap negatif oleh orang-orang yang kelak akan berpengaruh besar dalam kehidupan kita (bayangkan calon bos atau calon mertua kamu). Lalu bagaimana cara menampilkan self-image yang baik?

Identify Your Style: You are What You Wear

Pada dasarnya ada 2 prinsip yang mendasari pentingnya suatu style (gaya) dalam keseharian, yaitu: “You never know who you will meet” dan “First impression doesn’t come twice”. Bila kita mau dilihat sebagaimana kita mau dinilai, mulailah dengan style yang tepat. Kamu tidak perlu harus mengikuti trend dan menjadi orang lain. Kenyamanan adalah yang utama, ketika kita nyaman dengan diri kita sendiri, dengan apa yang kita kenakan, otomatis kepercayaan diri akan tumbuh. Dan ketika kita percaya diri apapun yang kita lakukan akan mendekat ke arah keberhasilan.

Finding Style

Boleh kami terka pertanyaan yang ada di pikiran kamu? Bisa jadi bunyinya seperti ini: Bagaimana caranya menemukan jati diri dalam berpakaian? Apa yang cocok dengan beberapa bentuk badan tertentu? Gaya berpakaian apa yang cocok untuk beberapa occasion? Dan seterusnya…

Untuk menjawab pertanyaan tersebut bisa dipelajari dari buku-buku yang memberikan pengetahuan dasar mengenai hal-hal tersebut, bisa juga dengan “merekonstruksi” diri dengan mencari tahu hal-hal apa yang kita suka, warna, bentuk-bentuk, bisa juga mencari inspirasi dari seorang tokoh (yang tidak harus Fashion Icon) yang memilihi kepribadian tidak jauh dari kita. Selain itu, jasa fashion consulting juga bisa menjadi alternatif pilihan. Mereka bisa membantu mengeluarkan karakter kepribadian kita, menemukan apa yang cocok untuk badan kita, mengalokasikan budget berpakaian kita ke brand-brand yang memang cocok dengan karakter kita dan tentunya sesuai budget.

If there’s a will, there’s a way. Begitulah ungkapan yang tepat untuk menjawab semuanya. Bila kita mau menjadi pribadi yang sukses luar & dalam, kita pasti bisa. Begitu juga dengan style, kita bisa tampil lebih baik apabila kita mau. Banyak solusi di luar sana yang ditawarkan, hanya langkah apa yang mau kamu ambil.

Mengingat bahwa gesture tubuh dan penampilan adalah suatu bentuk komunikasi. Pastikan komunikasi yang kita mau sampaikan tepat pada maksud semula kita, tepat sasaran dan pesan itu sampai. Remember, first impression doesn’t come twice! Coba hitung ulang dalam sehari ada berapa banyak kesempatan berinteraksi dengan orang-orang yang kita temui. Mungkin hari itu bisa bertemu calon partner business, teman lama, keluarga boss, bertemu idola, bertemu pembesar negara bahkan Presiden. Untuk yang masih  single, bisa saja hari itu kamu bertemu jodoh yang dinanti-nanti. Tentunya kamu tidak mau kehilangan kesempatan tersebut bukan? We dare you to be different and show who you are! Pilihan ada di tangan kamu, start choosing!

Susan & Ruthie

jimDAREfashion consultants

www.twitter.com/jimDAREfashion

Or click this link: http://www.jakartaintl.com/web/page.php?id=52

No related posts.

11 Responses to “Why “Dressing” Matters: The Power of First Impression”

  1. kristina says:

    ada yang bilang jangan menilai buku dari covernya..tapi keliatannya sekarang jarang banget deh yang bisa menerapkan hal itu. misal mo ketemu calon mertua tapi aku dateng pake baju yang warnanya ga nyambung misal hijau terang dipadukan ama pink ngejreng..kayanya camer bakalan melongo deh..apalagi kalo rambutnya dicat merah menyala, sepatu warna biru neon. bisa2 ga jadi disetujui deh..
    tapi ga semua orang dilahirkan dengan bakat bisa milih2 baju yang cocok…makanya konsultan fashion kayanya bisnis yang menjanjikan deh…sukses ya buat susan dan ruthie

  2. Susan Boen says:

    Hi Kristina,

    Thank you for your comment :) Kalau ke rumah camer dgn warna-warni spt yg kamu ceritain, memang bisa bikin camer kaget. Tapi sebenarnya boleh2 aja kok kalau mau pakai warna yang colorful. Tapi diimbangi ya. Misal atasan kamu warna terang, bawahannya yang neutral aja. Warna black, brown, creme, navy blue, grey adl warna aman utk bawahan. Juga kalau ud pakai sesuatu yg colorful, aksesorisnya jg berlebihan ya. Cukup pilih anting, kalung, atau gelang (fokus salah satu). Mengenai jasa fashion consulting, mgkn kami mrpk pioneer di Indonesia. Kami masi perlu banyak belajar. Kami memiliki misi utk re-inventing a greater looking YOU exactly You are. Kami ga pengen mengubah client kami menjadi sosok yg bukan spt dirinya sendiri. Kami ingin membantu menemukan style terbaik, feature terbaik dr tubuh yg bisa ditonjolkan, entah dgn make up yg tepat, outfit yg tepat, atau style yg tepat. Feel free utk berkonsultasi dgn kami, follow twitter kami, dan ceritakan pengalaman kamu (baik/buruk) ttg “first impression that matters :_

  3. Superb work on every little thing, this is often a suitable write-up on what you imagine about this method, thanks incredibly significantly. As being a step brother of a sister who speaks the language you are discussing, I can relate to every little thing you might be stating latin to english online translation

  4. Susan Boen says:

    Dear Bridgette,

    Thank you so much for your comment, especially knowing that you dont speak the language we’re using, which is Bahasa Indonesia. If you have a twitter account, please follow us on twitter: @jimDAREfashion because we tweet in English for most of time.

  5. [...] This post was mentioned on Twitter by ESMOD Jakarta, JIMmodels. JIMmodels said: Baca artikel @jimDAREfashion ttg: "Why Dressing Matters: The Power of 1st Impression" di http://bit.ly/ayC9uJ [...]

  6. Saumi says:

    impressive notes… jadi inget quote nya Richard Kevin di majalah Esquire edisi Indonesia bahwa “fashion is about how you state your performance”

  7. Susan Boen says:

    Thankyou Saumi for the compliment :) Nantikan posting note2 berikutnya dari jimDAREfashion consulting ya :D

  8. sherlly wu says:

    Wahh..I love the blog so muchh ! and im so agree with you, susan&ruthie. Tulis lagi donnkkk.. aku suka banget deh blognya.

  9. Susan says:

    Hi Sherlly,

    Glad you like what we wrote here. We’re currently working on our website. We will upload more blogs here, promise! Stay tune & follow our Twitter: @jimDAREfashion for more update.

  10. This website is my intake , really excellent style and perfect subject material . – Anyone who has lost track of time when using a computer knows the propensity to dream, the urge to make dreams come true and the tendency to miss lunch. Attributed to Tim Berners

Leave a Reply