Wow.. Minum air langsung dari UDARA !!!
September 18, 2011, by YOTCA. read: 509
Aditiya Muchsin Sobari
YOT CA Universitas Jenderal Achmad Yani – (Artikel bulan September)
Sekitar beberapa bulan yang lalu saya dan 2 orang teman saya mendapatkan kesempatan training dari 3 orang yang berasal dari Singapura yang menciptakan dispenser yang sumber airnya berasal udara. Hal pertama yang terlintas dalam pikiran saya, “emang bisa ya, kita minum dari udara tanpa galon dan air dari darat? “Dan ternyata jawabannya “Bisa loh..”.
Woww.. saya langsung terkejut kagum dengan adanya teknologi ini, kita bisa sepuasnya mengambil air dari udara dengan jumlah yang tidak terbatas , dimanapun dan kapanpun. Teknologi ini masih tergolong baru dan belum sepenuhnya disosialisasikan ke masyarakat luas.
Kawan-kawan semua mungkin bertanya-tanya “Gimana kita bisa mendapatkan air dari udara ?” pertanyaan yang sama ketika pertama kali saya mendengar teknologi ini. Sebenarnya konsep dari ilmu ini cukup sederahana yaitu memakai konsep perpindahan fasa yaitu kondesasi atau bahasa sederhananya pengembunan.
Teknologi dengan memakai konsep dasar yaitu kondensasi serta dilengkapi dengan memaksimalkan dew point (titik embun) agar mendapatkan perolehan air yang optimum. Untuk menghilangkan polutan-polutan dari udara teknologi ini dilengkapi dengan beberapa filter dan UV light yang berguna untuk menghilangkan suspensi padat, bahan-bahan kimia, bakteri, virus sehingga air yang dihasilkan layak diminum dan baik untuk kesehatan.
Atmosfir di Bumi ini menyimpan banyak air yang berlimpah. Hal ini dapat dibuktikan secara sederhana, ketika terjadi kondensasi di atmosfir maka hal tersebut akan menghasil hujan. Sehingga kita dapat memanfaatkan air yang ada di atmosfir untuk menghasilkan air bersih untuk diminum dan kebutuhan yang lainnya. Hal ini dapat menjadi solusi atas permasalahan yang sedang kita hadapi dan yang akan kita hadapi, seperti pertumbuhan penduduk yang tinggi didunia ini akan mengakibatkan tingginya kebutuhan air bersih pula dan berdasarkan data dari PBB menyatakan bahwa 2 dari 3 orang akan menghadapi permasalahan kekurangan air bersih pada 25 tahun yang akan datang.
Teknologi ini pasti kan terus berkembang serta semakin membuat kita tidak percaya atas perkembangan teknologi yang semakin pesat dan biarkan waktu yang akan membuktikannya. Dengan berkembanganya zaman pada saat ini teknologi pun ikut berlari cepat sehingga menciptakan banyak temuan-temuan yang bermanfaat bagi manusia. Generasi muda pun berkontribusi sangat besar dalam perkembangan teknologi ini
Oleh karena itu, kita JANGAN hanya duduk DIAM dan tertinggal dengan orang-orang yang sudah mengambilkan kesempatan ini dan bahkan menciptakan teknologi-teknologi yang bermanfaat.
Marilah Generasi Muda Indonesia… BUKTIKAN !!! KITA MAMPU !!! KITA BISA !!!
Related posts:


