Tag: yot

  • Do You Choose Money Over Time?

    Do You Choose Money Over Time?

    #BBCNote55

    Lebih dari 85% orang di dunia ini pilih untuk punya uang banyak daripada punya banyak waktu. Kalo punya waktu lengang, kayak ngga keren. Yang keren itu kalo keliatan atau beneran sibuk, Yakin?

    Sadar ngga kalo mungkin kamu juga termasuk yang bekerja setiap hari, rasanya sibuk banget… untuk cari uang? Kita mengorbankan waktu kita bareng keluarga, demi untuk dapat gaji di tanggal 25 setiap bulannya. Ke kantor setiap hari, dari pagi subuh udah berangkat, pulang sore, sampe rumahnya malem. Tidur, bangun pagi, dan repeat.

    Yang dipakai untuk menjustifikasi apa yang kita lakuin: “Untuk hidup kita perlu uang. Kita ngga bisa hepi kalau kita ngga punya uang.” Tapi apakah uang segitunya sampe kita harus menghabiskan mayoritas waktu kita di dunia ini untuk cari uang?

    Orang miskin dan/atau yang belum kaya raya mengidolakan uang sementara on the other side, orang kaya mengidolakan waktu dibanding uang. Mereka rela bayar mahal demi punya waktu lebih banyak. Bukan untuk bikin mereka jadi punya 26 jam per hari, tapi untuk bikin mereka bisa lebih punya kebebasan ngelakuin yang mereka mau di 24 jam yang mereka punya setiap harinya.

    And that’s why:

    1. Mereka punya mobil dan supir supaya mereka ngga usah capek cari parkir, dan selama perjalanan mereka jadi bisa tidur/kerja.
    2. Mereka beli jet pribadi supaya mereka ngga perlu buang waktu ngantri, nunggu pesawat komersil terbang, belom lagi kalo delay dst. (bukan untuk flexing di sosmed).
    3. Mereka punya banyak karyawan dan bayar gaji mereka untuk ngelakuin banyak hal supaya mereka ngga perlu ngelakuin hal-hal tersebut.

    Serasa beda dunia; yang dimauin beda. Padahal si Miskin dan si Kaya hidup sama-sama di planet yang dinamain bumi.

    Si Kaya milih untuk punya waktu lengang. Mereka siap keluarin duit untuk itu Vs. Si Miskin/Belum Kaya milih untuk ngga mau punya waktu lengang, demi cari uang.

    How about me?

    I’m priviledge. I’m lucky. Semua yang saya kerjain saat ini, bikin saya hepi. Saya priviledge dan lucky karena punya kesempatan hanya ngelakuin hal-hal yang saya cintain alias sesuai passion, dan menghasilkan uang plus berdampak positif untuk orang banyak, sesuai my life purpose.

    Saya belum kaya raya. Mau kaya raya? Jelas iya! Tapi, saya sudah sadar bahwa di dunia ini yang terpenting bukan uang, tapi kebahagiaan bareng keluarga dan kolega/teman-teman terdekat. Jadi, kalau saya ditawarin kerjaan Rp5M per tahun untuk kerja Senin-Jumat jam 08.00 – 17.00 setiap hari, saya akan tolak. Saya sudah bersyukur dengan hidup saya seperti sekarang ini. Kalo dibayar Rp100M per tahun gimana? OKE, saya terima. Tapi saya kayaknya cuma akan kerja setahun aja. :)))

    Think about this: What matters to your life? Do you really choose money over happiness (with your family/friends)? Apapun yang kamu pilih, ngga ada yang salah; and no one should judge you.

    See You ON TOP!
    Billy Boen

    Twitter: @billyboen | IG: @billyboenYOT | Youtube: BBC | Linkedin: Billy Boen

    21/3/2023

    ***Dilarang untuk mengutip keseluruhan maupun sebagian dari BBCNotes yang saya tulis tanpa ijin tertulis dari saya untuk ditulis/diposting di manapun.

  • FTX, now SVB. Gone to “Zero”.

    FTX, now SVB. Gone to “Zero”.

    #BBCNote54

    Banyak anak muda yang ngejar title “30 Under 30”, “40 Under 40”. Boleh? Boleh banget. Eksistensi dan pengakuan apalagi yang diberikan oleh institusi kredibel memang membanggakan. TAPI.. apakah nama-nama yang masuk ke dalam list kredibel tersebut pasti 100% sukses selamanya? Ngga.

    Sejak 2009 hingga 2019, saya produced and hosted my own radio program called “YOT Live”, then “Smart YOT Radio”. Ini program mingguan, artinya saya dalam setahun kira-kira menginterview 50 entrepreneur, investor, CEO, Direktur… yang bisa dikategorikan sebagai orang-orang sukses di karir/bisnis. Saya noticed, dari sekitar 500 orang yang saya interview (dan kemudian jadi network dan teman saya), ada setidaknya puluhan yang bisnisnya bangkrut. Setidaknya belasan anak muda yang saya undang di program tersebut karena sepak terjangnya sebagai founder dan CEO, dan ada juga yang karena dapet title “30 Under 30” dari majalah terkenal, startupnya tutup.

    Di Januari 2022, FTX valuasinya US$32 miliar = Rp480 triiun. Sekarang sudah bangkrut, founder/CEO-nya kena kasus hukum. Padahal tahun 2022 lalu, Sam Bankman-Fried yang sering dipanggil SBF jadi media darling. Muda, billionare. Dia jadi poster boy-nya cyrpto; diinterview sana sini.

    Sekarang yang lagi rame, kehancuran Silicon Valley Bank (SVB) dalam kurun waktu 48 jam karena nasabah rame-rame berusaha tarik US$42 billion di hari yang sama. Sebelum hancur per tanggal 10 Maret 2023, SVB adalah bank ke-16 terbesar di Amerika.

    Banyak moral of the story atau lesson learnnya dari FTX dan SVB. Penyebab keduanya runtuh juga bisa di-google dan kita jadikan pembelajaran supaya ngga terjadi sama bisnis kita atau tempat perusahaan kita bekerja. Tapi yang lebih saya mau highlight di sini: status yang kita dapatkan bukan untuk kita sombong-sombongin. Status atau title yang kita dapetin itu adalah bonus dan pengakuan dari hasil kerja keras kita, tapi jangan sampai mengubah diri kita. Jangan belagu, jangan nganggep remeh orang lain, apalagi punya niat untuk jahatin orang lain demi supaya bisa lebih sukses lagi (greedy/rakus).

    Ngga ada yang selamanya di dunia ini. Be humble. Be kind.

    See You ON TOP!
    Billy Boen

    Twitter: @billyboen | IG: @billyboenYOT | Youtube: BBC | Linkedin: Billy Boen

    13/3/2023

    ***Dilarang untuk mengutip keseluruhan maupun sebagian dari BBCNotes yang saya tulis tanpa ijin tertulis dari saya untuk ditulis/diposting di manapun.

  • Pick Your Battle

    Pick Your Battle

    #BBCNote53

    Semua manusia di dunia ini punya waktu yang sama: 24 jam per hari, 7 hari seminggu, dan 365 hari setahun. Mau sekaya apa, seganteng atau secantik apa, keturunan raja sekalipun, sama.

    Kita semua dalam menjalanin hidup punya pusingnya masing-masing. Jangan pernah naif dan ngerasa ada orang di luar sana yang mungkin sosial medianya keliatannya enak terus, hepi terus, trus kita mikir, “Wah tuh orang ngga pernah susah, hidupnya hepi terus.” No way. Kitanya aja yang ngga tau kalau dia lagi berjuang apa di dalam hidupnya.

    So, karena kita harus berjuang untuk banyak hal, kita harus pinter-pinter bikin skala prioritas yang tepat. Mana yang urgent, kita coba tackle duluan. Mana yang important, bisa kita selesaiin setelah yang urgent selesai. Dan untuk masalah-masalah yang ngga penting-penting banget tapi ‘ngeganggu kayak kutil’, mungkin bisa kita cuekin sementara atau selamanya. Ini yang saya sebut “Pick Your Battle”. Pinter-pinter pilih mana yang harus kita turun tangan, mana yang kita ngga perlu turun tangan langsung.

    Bingung harus gimana?

    Yang kita harus turun tangan langsung: Yang sifatnya sangat prinsip. Soal integritas, soal kepemimpinan yang bisa berimbas pada banyak orang, soal strategi yang akan menentukan arah kedepan ‘perahu’-nya mau dibawa ke mana.

    Yang bisa kita cuekin sementara atau selamanya: Soal hal-hal yang sifatnya remeh dan kalo keputusan yang diambil jelekpun, sifatnya ngga fatal. Contoh: diskusi sama temen nanti siang sebaiknya makan di mana, diskusiin siapa yang harus beliin kado untuk temen yang ultah atau kado apa yang harus dikasihin, dst.

    Trust me, ngga semua harus kita urusin kok. Emang kamu Superman?

    Saya ngelakuin apa yang saya tulis ini, dari dulu sampe detik ini. Makanya orang-orang terdekat saya sekalipun tau kalau saya hidupnya “santai”. Saya ngga micro managing. Saya terlibat di strategi besaran (visi, misi), dan disetiap keputusan-keputusan penting. Di kesehariannya, saya lebih suka mentorin dan empowering my team untuk supaya bisa naik kelas; to have better judgement, better leadership/supervision skill. Gimana caranya? Ya dengan kasih my team kesempatan utk in charge di keseharian, karena hanya dengan dikasih practice kayak gini, mereka jadi bisa terbiasa, belajar, dan akhirnya naik kelas.

    Ada yang relate dan punya komen? Atau punya pendapat beda? Lemme know.

    See You ON TOP!
    Billy Boen

    Twitter: @billyboen | IG: @billyboenYOT | Youtube: BBC | Linkedin: Billy Boen

    9/3/2023

    ***Dilarang untuk mengutip keseluruhan maupun sebagian dari BBCNotes yang saya tulis tanpa ijin tertulis dari saya untuk ditulis/diposting di manapun.

  • I am Back (Again)

    I am Back (Again)

    #BBCNote52

    My last post di sini, 22 September 2021, artinya sudah 17.5 bulan saya ngga nulis. Why? Karena setelah web ini kena hacked, my team harus benerin dulu semuanya (perbaiki security-nya, buang-buangin sampahnya, dan bener-benerin fiturnya) baru saya bisa nulis lagi.

    So many things in my biz life have happened since September 2021. On a personal life, all good. I feel blessed and grateful.

    Untuk yang nanya, “Mas Bill ngapain aja selama 1.5 tahun terakhir?” Well, I’ve done a lot. Ada yang berhasil, juga ada yang gagal (but at least i’ve tried, ya ngga?). But in short, i’ve been dividing my time into two things: fighting for Indonesian youth with YOT and investing in Indonesian start ups with Kejora Capital.

    Saya ngga pernah bilang bahwa jadi entrepreneur dan investor itu gampang. Dan seringkali, ini affecting your mental health, dan juga personal/family life. Bangun pagi bisa hepi, siang sedih/lesu karena ada masalah, sore hepi lagi, malam sedih lagi; dan repeat.

    Apa yang saya pelajari selama lebih dari 1.5 tahun terakhir?

    1. Beneran deh, jadi orang ngga boleh greedy. Ini sumber kehancuran. Karena greed (rakus) bisa bikin kita ngga berpikir rasional. Atau, kita menjustify hal-hal jelek dengan akal rasional kita untuk menjadi ‘terdengar bagus’. Greed juga bisa bikin kita ngelakuin hal-hal jahat ke orang lain. Kok saya tau? Ya karena saya kebetulan jadi korbannya.
    2. Jangan terlalu cepat percayain tanggung jawab ke tim yang memang belum pantas untuk dipercaya sepenuhnya. Saya bersyukur karena harus melewati periode ‘bersih-bersih’ selama 5 bulan, akhirnya saya bisa bilang bahwa saya bangga memimpin tim YOT yang saya namain YOTPassus2.0 (YOT Pasukan Khusus 2.0).
    3. Sehebat apapun kita bikin plan, pasti meleset. Faktor X di luar sana begitu besar. Jadi kalo gitu kita ngga perlu bikin plan? Wrong. Tetep dong. Tapi yang harus disiapin ya skill kita untuk bisa agile-adapt dengan situasi, dan berpikir kreatif untuk cari solusi andai plan awal kita ngga sesuai dengan yang kita harapkan. Easier than said, yes.

    Okay, stay tune, I’m gonna start writing what’s on my head more often.

    See You ON TOP!
    Billy Boen

    Twitter: @billyboen | IG: @billyboenYOT | Youtube: BBC | Linkedin: Billy Boen

    8/3/2023

    ***Dilarang untuk mengutip keseluruhan maupun sebagian dari BBCNotes yang saya tulis tanpa ijin tertulis dari saya untuk ditulis/diposting di manapun.

  • Merdekain Pikiran Lo

    Merdekain Pikiran Lo

    #BBCNote18

    Hari Kemerdekaan Indonesia, dirayain seluruh warga negara. Pertanyaan: “Apa arti merdeka buat kamu?” banyak dipertanyakan. Kita pun rame-rame menjawab arti merdeka menurut diri kita masing-masing. Semua jawaban, apapun itu, ngga ada yang salah. Bebas, merdeka, untuk siapapun mau mengartikan kata “merdeka” baginya.

    Di kesempatan ini, saya cuma mau ngajak kalian untuk bukan mengartikan kata “merdeka”, tapi untuk merenungkan Kemerdekaan Republik Indonesia yang memungkinkan kamu untuk berasa “merdeka”.

    Kebayang ngga kalau negara kita ini belum merdeka? Kebayang ngga kalau negara kita ini masih perang? Tembak-tembakan, bom-bom-an, bunuh-bunuhan? Kita setiap detik, pagi siang malam harus was-was (amit-amit) ada rudal yang akan hancurin tempat tinggal kita, kebayang ngga? Andai, kamu yang perempuan, masih ngga bebas ke luar rumah, ngga boleh sekolah, ngga boleh kerja meniti karir. Kebayang ngga? Kamu ngga boleh mengungkapkan pendapat, ngga bebas. Kebayang ngga?

    Tujuan saya nulis satu paragraf di atas adalah untuk ngajak kamu untuk #bersyukurterus. Karena percaya deh, kalau kita masih ngerasain semua hal di atas, arti “merdeka” bagi kamu pasti ngga jauh-jauh dari harapan untuk bisa ngga ngerasain hal-hal di atas dulu. Itu emang makna “merdeka” yang sesungguhnya. Nah, sekarang kita berada di negara yang sudah merdeka beneran. Apa yang bisa dan sebaiknya kita lakuin?

    MERDEKAIN PIKIRAN LO!

    Gimana caranya? Tau apa tujuan lo hidup di dunia ini, kenalin diri lo sendiri, dan lakuin hal-hal yang bisa bikin lo mencapai apa yang jadi tujuan hidup lo. As simple as that!

    Jangan pernah jalanin hidup tanpa tujuan yang jelas. Jangan jalanin hidup untuk lakuin rutinitas tanpa tujuan yang ingin dicapai. Kalo golnya ngga jelas, atau bahkan ngga punya gol, kamu akan muter-muter aja, ngga akan kemana-mana. Kalau kamu udah tau apa yang kamu mau capai dalam hidup ini, jangan males untuk belajar. Terus perluas wawasan, terus cari ilmu, terus perluas pertemanan, dan jangan jadi ‘katak dalam tempurung’. Jangan ngerasa udah jadi yang paling hebat, paling pinter, paling paling paling. Orang yang udah ngerasa paling paling paling, ujung-ujungnya pasti dilewatin sama orang-orang yang selalu humble dan ngerasa pengen belajar terus.

    Kalau kamu bisa baca tulisan ini, berarti kamu adalah segelintir anak muda yang memang udah punya karakter pengen sukses dan pengen bermanfaat untuk Tanah Air. Kenapa? Karena butuh effort lebih untuk bisa baca tulisan ini sampai paragraf terakhir ini. So, Congrats! Ayo MERDEKAIN PIKIRAN KITA!

    See you ON TOP!
    Billy Boen

    Twitter: @billyboen | IG: @billyboenYOT | Facebook: @billyboenYOT | Linkedin: Billy Boen

    17/8/2020

    ***Dilarang untuk mengutip keseluruhan maupun sebagian dari BBCNotes yang saya tulis tanpa ijin tertulis dari saya untuk ditulis/diposting di manapun.