#BBCNote26 Business Purpose sangat penting. Tapi Visi perusahaan juga penting. Tau bedanya? Saya akan jelaskan perbedaannya, dan kenapa keduanya penting. Business Purpose: fokusnya ke bagaimana perusahaan yang kita buat ini bisa bermanfaat ke banyak orang, menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat. Contoh: Purpose YOT: Untuk membuat generasi-generasi muda Indonesia selanjutnya lebih baik. Visi: fokusnya ke status perusahaan ini mau dibawah jadi seperti apa. Contoh: Visi YOT: Menjadi Organisasi komunitas anak muda Indonesia yang terbesar dan terbaik. Kenapa keduanya penting? Karena dalam hukum bisnis itu: semakin besar manfaat yang kita buat, semakin besar masalah yang bisa kita selesaikan, semakin besar pula bisnis yang kita miliki. Jadi, fokus utama seharusnya bukan di Visi, tapi di Purpose. Soal kebermanfaatan. Tapi kalau coba bahas kebermanfaatan tanpa ada yang bisa dijadikan tolok ukur, sama aja kayak kita bilang “Saya mau pergi ke mall, tapi ngga tau mall yang mana”, ya ngga akan sampai ke mall manapun. Kita harus selalu punya gol atau tujuan yang jelas. Apakah ini harus diset dari awal? Iya. Kalaupun di tengah jalan, tujuannya berubah, ngga apa-apa. Tadinya kita mau ke Plaza Senayan, di tengah jalan kita mau ke Plaza Indonesia, ya ngga apa-apa dong? Yang penting kita tau tujuannya mau ke Plaza Indonesia, maka kita akan tau jalan mana yang harus kita ambil untuk bisa sampe ke Plaza Indonesia. Bisnis terbaru saya: PT Ternak Kambing Indonesia (Teki). Sekarang udah 1 tahun umurnya. Baru memasuki tahun kedua ini saya ikut di dalam manajemennya. Dan saya bareng CEO dan tim manajemen sudah ngeset gol yang jelas. Visinya Teki: Menjadi peternakan kambing terbesar di Asia Tenggara. Iya, Asia Tenggara. Karena dengan menjadi yang terbesar di Indonesia, sudah pasti jadi yang terbesar di Asia Tenggara. Kok saya bisa pede untuk bisa mencapai visi tersebut, dengan merajai, mendominasi industri perkambingan Tanah Air? Ini tentunya ngga ngasal. Plannya harus super jelas, ditunjang dengan pengalaman dan ketajaman CEO di industri ini, network para shareholder dan VIP Investor yang sangat luas, kemampuan manajemen yang matang, dan kekuatan finansial yang cukup. Siapa aja VIP Investor di Teki? Ada Chef Arnold, Direktur Sinarmas, CEO AWS Indonesia, Notaris, anak konglomerat, pemilik pabrik, founder tech startup, dll. Ada belasan orang yang percaya sama purpose dan visi Teki. Untuk kalian yang mau jadi investor di Teki, tinggal sisa beberapa hari lagi, nih linknya: bit.ly/bizhareteki1. Kalau belum tau mau bisnis apa, jadi investor dulu aja. Yuk bareng saya mendominasi perkambingan Indonesia. Untuk yang mau buat bisnis: Apa purposenya? Apa visinya? Apakah bisnis kamu akan bisa mendominasi sebuah industri? #untukdirenungin See You ON TOP! Billy Boen Twitter: @billyboen | IG: @billyboenYOT | Facebook: @billyboenYOT | Linkedin: Billy Boen 29/11/2020 ***Dilarang untuk mengutip keseluruhan maupun sebagian dari BBCNotes yang saya tulis tanpa ijin tertulis dari saya untuk ditulis/diposting di manapun
Caranya Merajai Sebuah Industri